Selasa, 14 Juli 2026 WIB
BREAKING
HUKUM KRIMINAL

Mutasi Polri Juni 2026 Geser 1.121 Personel, 2 Kapolda Baru

Daftar Mutasi Polri 2026 Terbaru: 1.121 Pati Pamen Bergeser
Mutasi Polri Juni 2026 menggeser 1.121 personel per 25 Juni 2026 melalui tujuh Surat Telegram Kapolri. Credit: JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM — Mutasi Polri Juni 2026 menggeser 1.121 personel per 25 Juni 2026 melalui tujuh Surat Telegram Kapolri. Rotasi itu mencakup dua Kapolda baru, tiga Wakapolda, 190 Kapolres, sampai pejabat utama di Mabes Polri.

Gelombang mutasi ini langsung mengubah peta kepemimpinan di daerah dan pusat. Saat semester kedua berjalan dan beban pengamanan tetap tinggi, pergantian jabatan besar-besaran seperti ini akan memengaruhi ritme kerja satuan, dari pelayanan publik sampai respons keamanan di lapangan.

Mutasi Polri Juni 2026 terbit lewat 7 surat telegram

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan mutasi tersebut adalah bagian dari pola rutin organisasi. Menurut dia, rotasi jabatan dipakai untuk menjaga penyegaran dan memperkuat kinerja satuan.

“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan profesionalisme,” kata Trunoyudo dalam keterangannya, Jumat, 26 Juni 2026.

Data resmi yang dirangkum dari Divhumas Polri menyebut mutasi itu tertuang dalam tujuh Surat Telegram Kapolri yang terbit pada 25 Juni 2026. Perpindahan jabatan tidak berhenti di level pimpinan daerah. Banyak posisi operasional ikut bergeser, termasuk di tingkat polres yang selama ini bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Skalanya besar. Seribu lebih personel bergerak dalam satu gelombang. Bagi organisasi sebesar Polri, pergeseran seperti ini bukan cuma soal kursi jabatan. Ini soal arah kerja, pembagian tanggung jawab, dan kecepatan komando di lapangan.

Dua Kapolda dan tiga Wakapolda ikut berganti

Di jajaran Kapolda, dua nama baru masuk. Brigjen Pol Rudi Setiawan ditunjuk sebagai Kapolda Aceh. Sementara Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru mendapat amanah sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Level wakapolda juga berubah. Kombes Pol Iwan Saktiadi ditetapkan sebagai Wakapolda Banten, Brigjen Pol Arif Budiman menjadi Wakapolda Maluku, dan Kombes Pol Fernando Sanches Napitupulu mengisi posisi Wakapolda Papua Barat Daya.

Perpindahan di level ini penting. Kapolda dan wakapolda memegang kendali utama atas kebijakan keamanan daerah, pengawasan operasi, penanganan konflik, sampai koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur TNI. Saat orangnya berganti, gaya koordinasi juga ikut berubah. Kadang halus. Kadang terasa cepat.

Rotasi semacam ini juga sering dibaca publik sebagai sinyal penataan prioritas. Di wilayah yang punya dinamika sosial tinggi, figur baru di pucuk komando bisa menentukan seberapa sigap aparat membaca potensi gangguan kamtibmas dan seberapa dekat layanan polisi ke warga.

190 Kapolres bergeser, Polwan naik jabatan

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda