Kuncoro juga menyampaikan data perkembangan kepesertaan di Bumi Serumpun Sebalai. Hingga saat ini, cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mencapai 25,48 persen.
Sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan manfaat berupa:
– Pembayaran 36.593 klaim jaminan sosial
– Bantuan beasiswa pendidikan bagi 2.102 anak yang orang tuanya mengalami risiko dalam pekerjaan
Apresiasi dari Penerima Manfaat
Salah satu warga yang menerima manfaat program, Misgiyanti (44), mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya. Ia merasa lebih tenang menjalani aktivitas usahanya setelah mendapatkan perlindungan ini.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan BPJS Ketenagakerjaan atas bantuan dan kartu ini. Saya merasa sangat terbantu dan kini lebih tenang bekerja. Semoga Bapak Gubernur selalu sehat, serta Provinsi Bangka Belitung dan BPJS Ketenagakerjaan semakin maju dan sukses,” ucapnya penuh haru.
Pertanyaan Umum
Q: Siapa saja yang menjadi sasaran program ini?
A: Pekerja rentan seperti petani, pekebun, nelayan, pedagang kecil, serta pelaku UMKM yang belum memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan.
Q: Dari mana sumber pendanaan program ini?
A: Sebagian bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit dan sebagian lagi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi.
Q: Apa manfaat yang didapat peserta?
A: Mendapatkan perlindungan risiko kerja, jaminan hari tua, serta akses manfaat lain seperti beasiswa pendidikan bagi anak peserta.
Q: Berapa jumlah peserta yang ditargetkan?
A: Sebanyak 12.000 orang, terdiri dari 5.000 pekerja rentan dan 7.000 pelaku UMKM serta pekerja sektor informal.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.