Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI BISNIS

Kabupaten Sorong optimalkan pengawasan harga untuk kendalikan inflasi

Pengawasan harga bahan pokok di Kabupaten Sorong untuk kendalikan inflasi
Pengawasan harga di Kabupaten Sorong diperketat untuk kendalikan inflasi. (Ilustrasi: AI)

AIIMAS — Pengawasan harga di Kabupaten Sorong diperketat setelah pemerintah daerah melihat tekanan inflasi masih datang dari sejumlah komoditas kebutuhan pokok. Pemerintah Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, pada Sabtu memperkuat pemantauan harga dan stok untuk menjaga pasokan tetap aman dan harga tidak melonjak liar.

Stok masih cukup, tapi harga merangkak

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Sorong Marten Pajala mengatakan stok bahan kebutuhan pokok di wilayah itu masih mencukupi. Meski begitu, sejumlah harga komoditas memang naik, walau belum tergolong tajam.

“Stok cukup dan terus tersedia. Memang ada kecenderungan kenaikan harga, tetapi peningkatannya tidak terlalu besar dan masih dalam batas yang wajar,” kata Marten di Aimas, Papua Barat Daya, Sabtu.

Kalimat itu penting. Soalnya, pasokan yang aman belum tentu otomatis membuat harga stabil. Begitu distribusi terganggu, atau ongkos angkut naik, harga di pasar cepat ikut bergerak.

Pemerintah daerah melihat dua pemicu utama kenaikan harga saat ini: penyesuaian harga bahan bakar minyak nonsubsidi dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Dua faktor ini memengaruhi biaya distribusi dan harga barang yang sampai ke tangan konsumen.

Pengawasan harga diperketat setiap hari

Untuk meredam tekanan itu, Dinas Perindagkop dan UMKM Kabupaten Sorong rutin melakukan pemantauan harga dan ketersediaan stok setiap hari. Hasil pemantauan dilaporkan berkala ke pemerintah pusat sebagai bagian dari sistem pengendalian inflasi.

Langkah harian ini menjaga pemerintah daerah tetap punya data terbaru. Bukan sekadar perkiraan. Data lapangan dipakai untuk membaca komoditas mana yang mulai bergerak, seberapa cepat kenaikannya, dan pasar mana yang butuh intervensi lebih cepat.

TPID Kabupaten Sorong juga turun langsung lewat inspeksi mendadak ke distributor, pasar, dan toko. Pemeriksaan ini ditujukan untuk memastikan tidak ada penjualan di atas harga yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Kami terus melakukan pengawasan agar harga tetap terkendali dan masyarakat tidak dirugikan akibat praktik penjualan yang melebihi ketentuan,” ujar Marten.

Kolaborasi lintas dinas jadi tumpuan

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda