Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

NHTSA Ingin Hapus Pedal Rem Robotaxi di Mobil Otonom

Pedal rem robotaxi di mobil otonom tanpa kontrol manual
NHTSA mengusulkan pedal rem robotaxi dihapus dari mobil otonom tanpa kontrol manual, sambil mempertahankan standar pengereman. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — pedal rem robotaxi kini jadi sasaran aturan baru di Amerika Serikat. Badan keselamatan jalan raya AS, NHTSA, mengusulkan agar kendaraan otonom tanpa kontrol manual boleh diproduksi tanpa pedal rem dan rem parkir tangan.

Usulan itu muncul karena regulator menilai kewajiban memasang kontrol manual justru bisa menghambat inovasi. Di saat yang sama, NHTSA tetap meminta mobil otonom mampu berhenti dengan aman dan memenuhi standar jarak pengereman yang sudah berlaku.

Pedal rem robotaxi dianggap mengganggu desain mobil otonom

Dalam pemberitahuan resmi yang dipublikasikan Jumat, NHTSA mengatakan aturan keselamatan federal untuk mobil penumpang ringan perlu diubah. Fokusnya ada pada kendaraan yang memakai automated driving systems, atau ADS, tanpa setir, pedal, dan tuas manual lain.

Selama ini, standar federal mewajibkan kendaraan punya service brake yang dioperasikan kaki dan rem parkir manual. NHTSA menilai syarat itu cocok untuk mobil biasa, tapi tidak selaras dengan robotaxi yang sepenuhnya dikendalikan sistem otomatis.

Regulator menulis bahwa kontrol manual semacam itu bisa menjadi risiko baru. Penumpang, menurut NHTSA, dapat sengaja atau tidak sengaja mengambil alih sistem yang seharusnya bekerja sendiri. Dalam kendaraan tanpa sopir, semua orang di kabin pada dasarnya adalah penumpang, bukan pengemudi.

“Terlepas dari cara pengoperasian rem, sistem pengereman harus tetap mampu menghentikan kendaraan dengan aman, sebagaimana sudah diwajibkan standar,” kata NHTSA dalam proposalnya. Badan itu menambahkan bahwa aturan baru akan menghapus beban regulasi dan biaya yang tidak perlu tanpa berdampak negatif pada keselamatan kendaraan.

Standar pengereman tetap ada, tapi cara menghentikan mobil belum seragam

Yang berubah bukan kemampuan berhenti, melainkan bentuk kontrolnya. NHTSA tetap mempertahankan persyaratan jarak berhenti untuk robotaxi. Masalahnya, badan itu juga mengakui metode uji untuk kendaraan tanpa sopir masih perlu dikembangkan lebih jauh.

Di sinilah persoalan mulai rumit. NHTSA tidak meminta satu metode baku bagi penumpang untuk menghentikan kendaraan. Artinya, setiap produsen bisa memakai cara berbeda, selama penumpang tetap diberi jalan untuk meminta mobil berhenti.

Halaman:123Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda