## Debut Manis Ben Whittaker di Amerika Serikat
Pada laga tambahan di tempat yang sama, bintang baru kelas berat ringan asal Inggris, Ben Whittaker, juga mencuri perhatian penonton yang memadati arena. Menjalani debutnya di Amerika Serikat, peraih medali perak Olimpiade Tokyo ini menang KO ronde kedua atas petinju gaek berusia 35 tahun, Richard Rivera. Whittaker memamerkan gaya bertarung yang menghibur sekaligus mematikan.
Laga baru berjalan 27 detik di ronde kedua saat kombinasi pukulan Whittaker mengirim Rivera ke kanvas untuk kedua kalinya. Wasit langsung menghentikan pertarungan setelah melihat Rivera tidak lagi mampu memberikan perlawanan sepadan. Kemenangan impresif ini membuat rekor bertarung Whittaker kini menjadi 12 kali menang, sekali imbang, tanpa kalah.
Promotor Matchroom Boxing, Eddie Hearn, menyatakan bahwa anak asuhnya tersebut kini hanya berjarak tiga pertarungan lagi untuk menantang sabuk juara dunia kelas berat ringan di kelas 175 pon. Pertarungan domestik besar melawan Joshua Buatsi atau petinju tangguh asal Skotlandia, Willy Hutchinson, kini tengah dijajaki untuk akhir tahun ini. Pertemuan sesama petinju Britania Raya dipastikan bakal menyedot animo luar biasa dari para pencinta olahraga baku hantam.
“Bagi saya pribadi, siapa pun lawan berikutnya tidak masalah. Yang terpenting adalah duel yang masuk akal dan bisa membawa saya ke tempat yang saya tuju,” tegas Whittaker kepada media setempat pasca-laga. Whittaker optimistis gaya bertarungnya yang flamboyan akan segera memikat publik tinju Amerika Serikat dalam waktu dekat.
Pertarungan unifikasi sabuk juara ini membuktikan bahwa persaingan di kelas menengah junior kini semakin memanas dengan kehadiran sang juara sejati baru. Langkah besar berikutnya dari sang pemegang sabuk ganda kini dinantikan oleh para penggemar tinju di seluruh dunia.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.