Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Ketua Dekranasda HSS buka Bazar UMKM Festival Bamboo Rafting

Bazar UMKM Festival Bamboo Rafting di Loksado ramai tenant lokal
Bazar UMKM Festival Bamboo Rafting di HSS diikuti 30 tenant. (Ilustrasi: AI)

KANDANGAN — Bazar UMKM yang menjadi rangkaian Festival Bamboo Rafting 2026 di Komplek Wisata Alam Roh 7, Loksado, dibuka Ketua Dekranasda Hulu Sungai Selatan (HSS) Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, Jumat. Kegiatan ini menghadirkan 30 tenant yang memamerkan produk unggulan daerah, mulai dari kuliner khas hingga karya kreatif warga.

Pembukaan bazar itu memberi satu pesan jelas: festival wisata tak berhenti pada tontonan. Ada urusan yang lebih besar di belakangnya. Perputaran uang di tingkat lokal, ruang promosi bagi pelaku usaha kecil, dan peluang agar produk Loksado tidak hanya dikenal saat acara berlangsung, tapi juga sesudahnya.

Bazar UMKM jadi ruang jualan dan panggung promosi

Dalam laporan Ketua Pelaksana yang disampaikan Kepala Disporapar HSS Doddy Puryandhani, bazar tahun ini diisi 30 tenant. Mereka membawa ragam produk yang mewakili wajah ekonomi kreatif HSS. Kuliner tradisional, kerajinan, dan produk olahan daerah tampil berdampingan di area wisata alam yang selama ini identik dengan arung jeram bambu.

Susunan seperti ini penting. Pengunjung festival datang untuk menikmati suasana, lalu berhenti di stan yang menarik perhatian mereka. Satu porsi makanan khas bisa berujung pada pesanan ulang. Sebuah kerajinan kecil bisa memancing percakapan, foto, lalu promosi dari mulut ke mulut. Bagi UMKM, pola sederhana seperti itu sering lebih efektif daripada iklan mahal.

Mustaidah menegaskan bahwa festival bukan sekadar hiburan tahunan atau ajang seremonial. Menurut dia, momentum ini harus dipakai untuk menunjukkan kekayaan budaya lokal dan kreativitas masyarakat melalui produk-produk terbaik agar makin dikenal luas. Nada pesannya tegas. Loksado tidak boleh hanya dikenal karena alamnya.

Dorongan agar pelaku usaha naik kelas

Di hadapan para pelaku usaha, Mustaidah meminta UMKM di Loksado terus maju dan berdaya saing. Ia menekankan tiga langkah yang perlu ditempuh: terus belajar, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran. Cara lama masih penting, tapi pasar sekarang bergerak lebih cepat. Pembeli mencari produk lewat gawai, bukan hanya lewat etalase fisik.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda