JAKARTA — Harga emas di Pegadaian kompak turun serentak pada Selasa, 1 Juli 2026 — tiga merek sekaligus, dalam satu hari. Ini bukan kejadian biasa, dan bagi yang sedang menimbang-nimbang beli emas fisik, momen seperti ini layak dicermati.
Per pukul 11.01 WIB, Galeri24 dijual Rp2.605.000 per gram, UBS Rp2.617.000 per gram, dan Antam Rp2.736.000 per gram. Ketiganya bergerak turun dibanding hari sebelumnya — sesuatu yang tidak selalu terjadi bersamaan karena masing-masing merek punya dinamika harga tersendiri.
Data harga dikutip dari laman resmi Pegadaian, sebagaimana dilaporkan Antara.
Antam Tetap Paling Mahal, Ini Alasannya
Dari tiga merek yang dijual Pegadaian, Antam konsisten bertengger paling atas. Selisihnya dengan Galeri24 mencapai sekitar Rp131.000 per gram, dan sekitar Rp119.000 lebih mahal dari UBS. Bukan angka kecil — untuk pembelian 10 gram saja, selisih itu sudah lebih dari Rp1,3 juta.
Premium harga Antam bukan tanpa alasan. Emas Antam diproduksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, perusahaan tambang pelat merah, dan bersertifikat London Bullion Market Association (LBMA) — standar internasional yang membuat emas ini mudah diverifikasi dan diterima hampir di seluruh toko emas maupun platform jual beli. Likuiditas pasar sekundernya tinggi, artinya lebih gampang dijual kembali kapan saja dan di mana saja.
Galeri24 adalah merek emas batangan milik Pegadaian sendiri. UBS (Untung Bersama Sejahtera) merupakan produsen emas swasta yang produknya beredar luas di gerai Pegadaian. Keduanya tetap bersertifikat dan bisa dijual kembali — hanya saja, jaringan buyback-nya lebih terbatas dibanding Antam.
| Merek | Harga per Gram | Selisih vs Antam |
|---|---|---|
| Antam | Rp2.736.000 | — |
| UBS | Rp2.617.000 | –Rp119.000 |
| Galeri24 | Rp2.605.000 | –Rp131.000 |
Kenapa Harga Emas Bisa Turun Bareng?
Ada dua variabel utama yang menggerakkan harga emas di dalam negeri setiap harinya: harga emas dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Harga emas global diperdagangkan dalam satuan dolar per troy ounce di pasar internasional. Ketika harga dunia turun — misalnya karena sentimen pasar membaik atau investor beralih ke aset berisiko — harga di dalam negeri ikut menyesuaikan.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.