GORONTALO — Universitas Negeri Gorontalo (UNG) meraih penghargaan instansi terbaik dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Bentenan Awards 2026. Prestasi ini dianugerahi oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara, dan langsung diterima oleh Kepala Biro Keuangan, Kerjasama dan Umum (BKKU) UNG Arief Rachman Hakim Abdul pada Sabtu lalu.
Penghargaan ini bukan sekadar simbol kesuksesan administratif. Bagi UNG, apresiasi dari Kemenkeu RI berarti institusi telah mampu membuktikan bahwa universitas negeri di kawasan timur Indonesia dapat menerapkan standar pengelolaan aset setara dengan institusi pemerintah mana pun, bahkan yang berlokasi di Jawa Barat.
Komitmen Transparan dalam Tata Kelola Aset
Arief menekankan, penghargaan Bentenan Awards 2026 merupakan pengakuan atas kerja keras seluruh jajaran UNG yang konsisten berkomitmen pada pengelolaan aset negara optimal, transparan, dan akuntabel. “Penghargaan ini menjadi bukti komitmen UNG dalam mengelola aset negara secara optimal, transparan dan akuntabel,” ungkapnya saat mengumumkan pencapaian tersebut.
Transparansi dan akuntabilitas adalah dua pilar utama yang ditegakkan UNG dalam sistem pengelolaan aset. Setiap Barang Milik Negara di kampus — mulai dari gedung perkuliahan, peralatan laboratorium, hingga aset teknologi informasi — dicatat dengan detail, dirawat sesuai standar, dan digunakan sesuai ketentuan pemerintah pusat. Proses inventarisasi dilakukan secara berkala dan terkoordinasi dengan baik di seluruh unit kerja.
Sistem manajemen aset yang ketat ini memastikan tidak ada aset yang hilang atau digunakan tidak sesuai fungsinya. Laporan pengelolaan aset UNG disampaikan secara rutin kepada Kementerian Keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat.
Pengelolaan Aset Profesional Dukung Misi Akademik
Prestasi UNG membawa pesan mendalam: institusi pendidikan tinggi tidak hanya fokus pada mutu akademik semata. Profesionalisme birokrasi internal harus berjalan seiring dengan misi utama pendidikan.
“UNG berhasil memegang teguh komitmen dalam mendukung transparansi dan keberlanjutan tata kelola aset milik negara,” tegas Arief. Artinya, universitas negeri membuktikan bahwa sistem administrasi yang kuat bukan penghambat, melainkan fondasi yang memungkinkan operasional kampus berjalan efisien.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.