Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI BISNIS

BPS Tegaskan Sensus Ekonomi Bukan Pendataan untuk Penarikan Pajak

BPS Tegaskan Sensus Ekonomi Bukan Pendataan untuk Penarikan Pajak
Foto: Polina Tankilevitch/Pexels

Tantangan utama BPS di lapangan adalah membangun kepercayaan (*trust*) di tingkat akar rumput. Berdasarkan data historis, tingkat partisipasi usaha mikro dan kecil sering kali lebih rendah dibandingkan sektor korporasi besar karena minimnya pemahaman mengenai manfaat sensus. BPS berupaya menggandeng asosiasi pengusaha dan pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi masif agar responden merasa aman.
Deputi Bidang Statistik Produksi BPS dalam berbagai kesempatan menyampaikan bahwa data ekonomi yang berkualitas adalah investasi nasional. Sensus bukan bertujuan untuk menghambat usaha, melainkan memetakan potensi agar iklim investasi menjadi lebih kondusif. Jika responden merasa aman dan percaya bahwa data mereka tidak akan dipakai untuk penindakan pajak, kualitas data yang dihasilkan tentu akan jauh lebih akurat.

Dampak Nyata bagi Pelaku Usaha

Apa keuntungan bagi masyarakat atau pelaku usaha yang berpartisipasi? Jawaban sederhananya ada pada efektivitas kebijakan pemerintah. Dengan data yang terukur, pemerintah bisa merancang program pemberdayaan UMKM yang lebih tepat sasaran. Potensi ekonomi di tiap daerah pun menjadi lebih terbaca, sehingga investasi dapat dialokasikan ke sektor yang benar-benar membutuhkan dukungan dan pembiayaan.
Sebagai contoh, jika hasil sensus menunjukkan pertumbuhan pesat di sektor ekonomi kreatif pada suatu daerah, pemerintah akan memiliki argumen kuat untuk membangun ekosistem pendukung, seperti penyediaan internet cepat atau akses permodalan khusus. Sebaliknya, tanpa data, alokasi anggaran akan dilakukan secara normatif tanpa melihat kebutuhan nyata yang mendesak di lapangan.
Secara substansial, Sensus Ekonomi bukan sekadar prosedur administratif, melainkan investasi informasi bagi masa depan ekonomi bangsa. Data yang jujur dari pelaku usaha akan kembali kepada mereka dalam bentuk kebijakan yang lebih pro-bisnis dan mendukung ekosistem ekonomi yang sehat. Ke depan, BPS menargetkan penggunaan teknologi digital untuk mempermudah proses sensus, sehingga beban responden berkurang dan akurasi data tetap terjaga.
Keberhasilan pendataan ini nantinya akan menjadi barometer baru dalam menentukan arah kebijakan ekonomi pemerintah untuk lima hingga sepuluh tahun ke depan. Para pelaku usaha kini diharapkan melihat Sensus Ekonomi sebagai mitra strategis untuk memperkuat posisi tawar mereka dalam ekonomi nasional.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda