Prancis diperkirakan akan turun dengan formasi 4-3-3. Prediksi lineup mereka meliputi Maignan di bawah mistar; Kounde, Saliba, Upamecano, dan Hernandez di lini belakang; Tchouameni, Rabiot, dan Griezmann di tengah; serta Dembele, Mbappe, dan Barcola di lini serang. Kekuatan di semua lini jelas menjadi modal utama tim besutan Didier Deschamps.
Sementara itu, Paraguay kemungkinan besar akan mengandalkan formasi 4-4-2. Susunan pemain yang diprediksi akan diturunkan adalah Fernandez; Balbuena, Alderete, Gomez, dan Espinoza di pertahanan; Almiron, Cubas, Villasanti, dan Sosa di lini tengah; dengan duet Sanabria dan Avalos di depan. Solidnya lini belakang dan serangan balik cepat lewat Almiron akan menjadi senjata utama mereka.
Dampak Cuaca dan Prediksi Akhir
Secara umum, Prancis unggul dalam segala aspek: kedalaman skuad, pengalaman bertanding di turnamen besar, hingga daya gedor serangan. Tapi, pertandingan yang digelar pukul 04.00 WIB, ditambah dengan cuaca Philadelphia yang diperkirakan mencapai 22°C dengan kelembapan tinggi, bisa menjadi faktor krusial. Kondisi ini berpotensi menguras stamina para pemain Prancis, terutama di babak kedua.
Kunci bagi Paraguay adalah menerapkan strategi ‘parkir bus’ yang disiplin di lini pertahanan, kemudian melancarkan serangan balik mematikan melalui kecepatan Almiron. Strategi ini terbukti efektif dalam meredam tim-tim besar.
Opta sendiri memprediksi kemenangan 2-0 untuk Prancis dengan probabilitas 61%. Namun, skor realistis bisa saja berakhir 2-1 jika Paraguay berhasil mendapatkan penalti atau memanfaatkan peluang serangan balik.
Penentu lolos ke babak 8 besar akan sangat bergantung pada performa Kylian Mbappe. Jika penyerang Paris Saint-Germain itu tampil on fire, Prancis berpeluang besar mencetak banyak gol.
Namun, apabila Paraguay mampu menahan gempuran Prancis selama 60 menit pertama, pertandingan ini bisa saja berlanjut hingga drama adu penalti, seperti yang sering terjadi di fase gugur.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.