Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Persidangan Impeachment Duterte Dimulai, Karir Politik Sara Terancam

Persidangan Impeachment Duterte Dimulai, Karir Politik Sara Terancam
Foto: Thom Gonzalez/Pexels

Meski begitu, dela Rosa berhasil meloloskan diri. Sebulan lalu, senator-senator yang sejalan dengan Marcos Jr. berhasil merebut kembali kontrol Senat.

Ayah Sara Menanti Persidangan Kejahatan Kemanusiaan

Runtuhnya kekuasaan Sara terikat pada nasib ayahnya, Rodrigo Duterte. Mantan presiden kini berada di Den Haag menunggu persidangan atas tiga dakwaan kejahatan terhadap kemanusiaan. ICC menuduh Rodrigo Duterte sebagai “co-perpetrator tidak langsung” dalam puluhan pembunuhan yang terjadi dalam konteks “perang melawan narkoba” selama dia menjadi presiden dan walikota Davao.

Kampanye narkoba Rodrigo meninggalkan ribuan jasad. Para penuduh mengatakan dia secara pribadi memerintahkan anggota skuad kematian untuk membunuh tersangka kriminal dan pengguna narkoba. Kasus ayah dan anak ini menunjukkan jatuhnya dinasti Duterte yang pernah begitu dominan di Filipina.

Pertahankan Fakta atau Dampak Terhadap Demokrasi?

Juru bicara tim penuntut DPR, Perwakilan Renee Co, menekankan taruhan persidangan ini. “Kasus ini bermakna penting bagi masa depan demokrasi kita,” kata Co dalam konferensi pers sebelum persidangan dimulai. “Untuk rekan-rekan muda Filipina, ini adalah sejarah kita.”

Namun pihak Sara tidak menerima. Saudara Sara, Paolo ‘Pulong’ Duterte yang juga anggota DPR, mengeluarkan pernyataan: “Rakyat Filipina berhak mendapat fakta, bukan rumor. Vice President Sara Duterte telah mengumumkan dirinya siap menghadapi tuduhan itu.”

Ribuan pendukung dan penentang Sara sudah diperkirakan akan menggeruduk Senat. Lebih dari enam ribu petugas kepolisian, termasuk pasukan anti-huru-hara, telah dikerahkan untuk menjaga keamanan gedung. Tegangan di Filipina meningkat menjelang sidang yang akan mengubah lanskap politik negara.

Bukti Pertama Akan Tentang Ancaman Pembunuhan

Saksi dari Biro Investigasi Nasional akan dipanggil memberikan keterangan terlebih dahulu. Persidangan diperkirakan akan mendengar terlebih dulu tentang ancaman pembunuhan yang Sara buat terhadap Marcos Jr.

Sara atau tim kuasa hukumnya harus hadir—meskipun dia boleh diwakili oleh pengacaranya. Seorang anggota DPR berharap Sara tidak akan “mengabaikan” rakyat Filipina dengan tidak muncul.

Beberapa senator yang sejalan dengan Duterte sudah sinyal akan memilih untuk membebaskan Sara. Dengan kebutuhan suara dua per tiga untuk konviksi, pertanyaan besar tersisa: akankah bukti cukup kuat untuk meyakinkan mayoritas terlampaui?

Persidangan ini akan menguji fondasi demokrasi Filipina dan menentukan apakah dinasti Duterte masih punya masa depan dalam politik negara.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda