JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Program biodiesel B50 yang akan berlaku secara nasional mulai April 2026 dipastikan bakal mendongkrak biaya perawatan kendaraan diesel. Para pemilik mobil diesel perlu menyiapkan alokasi tambahan dana sekitar Rp1,9 hingga Rp2,5 juta per tahun, terutama untuk komponen filter solar dan kuras tangki.
Kenaikan ini bukan tanpa alasan. Formulasi B50, yang berarti campuran 50% minyak sawit murni (FAME) dengan 50% solar, memiliki sifat detergency (pembersih) dan higroskopis (penyerap air) yang lebih kuat dibandingkan B35. Hal ini menyebabkan filter solar bekerja lebih keras dan risiko kontaminasi air serta pertumbuhan jamur di tangki bahan bakar meningkat.
Rincian Kenaikan Biaya Perawatan B50 per Tahun

Dengan asumsi penggunaan mobil diesel sejauh 20.000 kilometer per tahun, beberapa komponen perawatan akan mengalami peningkatan frekuensi penggantian. Peningkatan ini berdampak langsung pada pengeluaran tahunan pemilik kendaraan. Berikut perkiraan rinciannya:
| Komponen | Perawatan B35 | Perawatan B50 | Selisih/Tahun |
|---|---|---|---|
| Ganti Filter Solar | 2x @Rp 250.000 | 4x @Rp 250.000 | + Rp 500.000 |
| Fuel Additive | – | 6 Botol @Rp 80.000 | + Rp 480.000 |
| Kuras Tangki | 1x @Rp 300.000 | 2x @Rp 300.000 | + Rp 300.000 |
| Service Injektor | 1x @Rp 600.000 | 1x @Rp 600.000 | Tetap |
| TOTAL TAMBAHAN | Rp 1.100.000 | Rp 2.580.000 | + Rp 1.480.000 |
BACA JUGA: Daftar Mobil Diesel Aman Pakai B50
Perlu dicatat, angka ini didasarkan pada harga servis di bengkel resmi. Pemilik kendaraan bisa mendapatkan harga yang lebih kompetitif, sekitar 30% lebih murah, jika memilih bengkel umum.
Dampak B50 pada Konsumsi Bahan Bakar
Selain biaya perawatan, aspek lain yang terpengaruh adalah efisiensi konsumsi bahan bakar. B50 memiliki nilai kalori yang sedikit lebih rendah, berkisar 3-5% dibandingkan B35. Ini berarti, untuk menempuh jarak yang sama, mobil akan membutuhkan volume bahan bakar yang sedikit lebih banyak.
Sebagai ilustrasi, Toyota Fortuner 2.4 yang biasanya mencatat konsumsi 1:12 km/liter dengan B35, diperkirakan akan turun menjadi 1:11,5 km/liter dengan B50. Jika mobil menempuh jarak 20.000 km per tahun dengan harga solar subsidi Rp6.800/liter:
- Dengan B35: 20.000 km / 12 km/liter = 1.666 liter x Rp6.800 = Rp11.328.800
- Dengan B50: 20.000 km / 11,5 km/liter = 1.739 liter x Rp6.800 = Rp11.825.200

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.