Senin, 13 Juli 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Prabowo Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Presiden Prabowo berpidato pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, 12 Juli 2026
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan target Koperasi Desa Merah Putih pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026)

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menargetkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan mengalirkan Rp 223 triliun per tahun langsung ke ekonomi desa, tanpa bocor ke kota. Proyeksi itu disampaikan saat Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

“Kita proyeksikan KDKMP bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat sebesar Rp 223 triliun tiap tahun, akan beredar di desa-desa, tidak keluar,” ujar Prabowo. Angka tambahan: pendapatan produsen lokal — terutama petani, peternak, nelayan — diproyeksikan melonjak Rp 202 triliun per tahun melalui penguatan ekonomi berbasis desa.

Desain Terpadu Layanan Desa

Pemerintah merancang KDKMP bukan sekadar koperasi simpan pinjam biasa. Fasilitas yang disiapkan mencakup kantor koperasi, toko sembako, layanan kredit mikro, apotek desa dengan obat generik bersubsidi, gudang logistik, dan gudang pendingin untuk menjaga kesegaran produk pertanian dan perikanan. Tujuannya jelas: mengintegrasikan seluruh rantai ekonomi desa dalam satu ekosistem yang saling menopang.

Prabowo menegaskan semua barang bersubsidi pemerintah nantinya disalurkan melalui KDKMP agar tepat sasaran. “Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan supaya yang membutuhkan, dialah yang terima,” jelasnya.

Cerita Asal Usul Gagasan Puluhan Tahun

Gagasan koperasi merah putih bukan sekadar program masa jabatan. Prabowo mengungkapkan ide ini sudah tertanam di benaknya sejak puluhan tahun lalu, saat masih bertugas sebagai prajurit TNI di pelosok desa dan pegunungan. Pengalaman melihat langsung rakyat kelaparan, bahkan menyaksikan seseorang meninggal karena lapar, membentuk tekadnya untuk mengubah nasib desa Indonesia.

“Saya lihat ada rakyat yang mati kelaparan dan saya tidak bisa berbuat apa-apa karena makan saya terbatas untuk kompi saya,” ungkapnya saat berpidato. Dari pengalaman tersebut, Prabowo meyakini kekuatan koperasi adalah kunci. “Saya semakin yakin satu-satunya jalan untuk menjaga rakyat paling bawah adalah kekuatan koperasi,” katanya.

Tangkal Rentenir, Perkuat Akses Modal

Salah satu alasan mendalam Prabowo mengutamakan koperasi: masyarakat rentan umumnya memiliki penghasilan rendah dan tidak menentu, namun memiliki kebutuhan dasar mendesak. Kondisi tersebut memaksa mereka meminjam ke lintah darat dengan bunga membabi buta. KDKMP dirancang menjadi buffer untuk akses pembiayaan murah yang legal dan berkelanjutan.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda