BANGKOK — Api berkobar dahsyat di sebuah bar populer di pinggiran utara Bangkok menjelang tengah malam Minggu, memicu evakuasi panik dan menjebak ratusan pengunjung. Jumlah korban meningkat menjadi 30 orang tewas dengan 75 cedera pada pagi Selasa.
Bar bernama Rong Beer Na Lat Phrao di distrik Chatuchak ini tiba-tiba gelap ketika api muncul. Pengunjung berhamburan mencari jalan keluar. Banyak terjebak di belakang ruangan dekat kamar mandi. Itulah tempat petugas kebakaran menemukan mayoritas jasad.
Ledakan & Asap Tebal
Berdasarkan laporan saksi mata dan musisi yang sedang tampil saat tragedi, semuanya dimulai dari letusan kecil. Seorang anggota band menceritakan kepada media lokal bahwa asap tiba-tiba memenuhi ruangan setelah lampu padam sesaat. Kemudian ledakan besar merebak dan api langsung menguasai tempat itu.
“Cahaya mati. Asap di mana-mana. Orang tidak bisa mencari orang lain,” kata Sukanya Wongwongwai, penyanyi yang sedang tampil di venue terdekat dan langsung berlari ke lokasi setelah mendengar berita. Salah satu rekan bandnya dalam pertunjukan di bar terbakar itu tewas, tiga dirawat di rumah sakit, dan satu belum ditemukan.
Petugas pemadam kebakaran menguasai situasi dalam sekitar 30 menit. Namun skala kerusakan sangat parah. Meja dan kursi terbakar, gitar listrik gosong, speaker dan televisi hangus. Dari luar terlihat jelas melalui jendela pecah bagaimana interior bar tinggal puing-puing berapi.
Pintu Darurat Terkunci
Penyelidikan awal menunjukkan kemungkinan celaka yang sangat tragis. Perdana Menteri Anutin Charnvirakul mengunjungi lokasi dini hari Senin dan bertanya kepada petugas tentang akses keluar. Jawabannya membuat pimpinan negara itu menggeleng: satu pintu darurat “terkunci dengan dua baut” padahal dirancang sebagai akses evakuasi.
Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt mengatakan investigasi akan fokus pada bahan plafon dan apakah pintu-pintu darurat terhalang. Sumber api diduga berasal dari pemutus sirkuit dekat panggung. Seorang musisi mengatakan kepada Anutin bahwa dia melihat asap keluar dari pemutus sirkuit sebelum listrik mati, kemudian ledakan terdengar dan asap tebal mengisi seluruh ruangan.
Dengan cepat tempat dikordonkan. Puluhan petugas forensik Thailand menyisir sisa-sisa hangus untuk mengumpulkan bukti. Registrasi darurat dibentuk untuk menampung keluarga yang mencari orang terkasih mereka.
Dampak & Catatan Sejarah
Insiden ini menjadi salah satu kebakaran maut paling parah di pusat pariwisata Thailand dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, 14 orang tewas dalam kebakaran pub musik di timur negara itu. Lebih parah lagi, pada Malam Tahun Baru 1 Januari 2009 di Santika nightclub di ibu kota Thailand, 66 orang tewas dan lebih dari 200 luka-luka ketika pertunjukan kembang api indoor terjadi tak terkontrol.
Bagi keluarga korban dan Bangkok, malam Minggu-Senin itu akan tinggal trauma. Beberapa pengemudi skuter yang lewat bahkan turun membantu penyelamatan dengan pakaian mereka sendiri untuk memadamkan api di tubuh korban yang lolos. “Semakin banyak orang keluar ketika api meledak dari pintu depan. Kami tidak bisa membantu lagi,” ungkap salah satu penolong spontan itu.
Pendeta Buddha berkunjung pagi Senin untuk berdoa bagi para korban. Perawat membagikan masker wajah untuk melindungi orang-orang dari asap dan gas sisa dari bangunan yang terbakar habis.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.