JAKARTA — Salah satu kaki tangan bandar narkoba Fredy Pratama akhirnya tertangkap. Penangkapan di Malaysia ini membuka jejak pergerakan jaringan sindikat yang telah beroperasi selama bertahun-tahun dengan dalih menghimpun dana.
Frans Antony, yang menjabat sebagai bendahara dalam organisasi narkoba Fredy Pratama, tertangkap di Malaysia. Penangkapan ini menjadi momentum penting dalam membongkar celah finansial jaringan yang diduga menjalankan operasi pengiriman narkoba lintas negara.
Bareskrim Polri pun langsung bereaksi. Mereka langsung memeriksa istri Frans Antony untuk menggali informasi terkait aktivitas suami dan aliran dana dari organisasi tersebut.
Pengendali Keuangan Hilang sejak 2023
Menurut data Polri, Frans Antony sebagai pengendali keuangan jaringan Fredy Pratama telah menjadi buron sejak 2023. Artinya, ia sudah hilang dari pantauan selama hampir dua tahun ketika akhirnya tertangkap di negeri jiran.
Status buron bukan tanpa alasan. Dalam investigasi sebelumnya, Frans Antony dicatat aktif mengalirkan dana hasil kejahatan narkoba. Posisinya sebagai bendahara memberinya akses penuh ke setiap transaksi keuangan organisasi.
“Dia adalah otak finansial,” ungkap sumber kepolisian. Setiap rupiah yang masuk dari penjualan narkoba harus lewat tangan Frans Antony terlebih dahulu sebelum didistribusikan untuk berbagai keperluan operasional sindikat.
Perjalanan Uang Tunai ke Thailand
Investigasi mengungkapkan fakta mencengangkan. Anak buah Fredy Pratama diduga telah mengangkut uang tunai hasil narkoba ke Thailand selama tujuh tahun berturut-turut. Jumlahnya fantastis—ratusan miliar rupiah bergerak melintasi perbatasan dengan modus yang rapi.
Logistik uang tunai ini terkoordinasi dengan baik. Tim pengangkut dipilih khusus, rute sudah direncanakan, dan koneksi di setiap negara transit sudah tersedia. Semuanya bergerak seperti bisnis legal biasa—hanya saja barangnya adalah hasil kejahatan.
Thailand bukan destinasi acak. Negara tersebut dipilih karena faktor logistik dan koneksi bisnis yang sudah matang. Dari Thailand, dana bisa dengan mudah masuk ke jaringan internasional yang lebih luas atau diinvestasikan kembali untuk ekspansi operasi narkoba.
Jejak Frans Antoni yang Membuntuti
Sebelum ditangkap, Frans Antoni meninggalkan jejak. Pergerakan duit, komunikasi dengan rekan-rekan, dan logistik pengiriman—semuanya tercatat dalam data kepolisian.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.