Kemendikdasmen memasang pagar yang cukup tegas. Perpeloncoan, perundungan, kekerasan fisik maupun verbal, pungutan biaya dalam bentuk apa pun, pelibatan alumni sebagai penyelenggara, serta aktivitas yang tidak relevan dengan tujuan MPLS dilarang keras.
Bagi sekolah, aturan ini punya konsekuensi langsung. Panitia tidak bisa lagi mengandalkan tradisi lama yang diwariskan antarangkatan. Susunan kegiatan harus berbasis pembinaan, bukan pembuktian senioritas. Kalau sekolah tetap nekat melanggar, risiko sanksi terbuka lebar karena pemerintah sudah menegaskan larangan sejak awal.
Dampaknya terasa juga bagi orang tua. Mereka mendapat kepastian bahwa masa pengenalan sekolah tidak boleh berubah jadi ajang pemborosan atau kekerasan simbolik yang sulit diawasi. Di banyak daerah, bagian inilah yang paling ditunggu: sekolah diminta lebih transparan, kegiatan lebih terukur, dan biaya tak boleh muncul diam-diam lewat alasan perlengkapan atau iuran.
Tes karakter dan akses dokumen resmi
Mulai 6 Juli 2026, Kemendikdasmen membuka Sistem Tes dan Survei MPLS Ramah 2026 melalui laman karakter.data.kemendikdasmen.go.id. Sistem ini dipakai untuk membantu sekolah mengenali karakteristik, kebutuhan, potensi, dan kondisi awal murid baru.
Rangkaian tes mencakup sosial-emosional dan konsentrasi belajar, literasi membaca dan numerasi, bakat dan minat, serta fleksibilitas disertai pengukuran berat dan tinggi badan. Kode unik tes dibagikan oleh operator sekolah kepada murid atau orang tua, sementara data yang diisi dijaga kerahasiaannya.
Sekolah juga bisa mengunduh Buku Rujukan Kegiatan MPLS Ramah 2026 dan logo resmi di cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id/mplsramah. Logo biru, putih, dan kuning itu disiapkan untuk kebutuhan banner, twibbon, dan materi publikasi sekolah, terutama menjelang dimulainya tahun ajaran baru yang tinggal menghitung hari.
Dengan aturan yang lebih rinci dan pengawasan yang lebih ketat, arah kebijakan tahun ini jelas: MPLS harus jadi ruang peralihan yang aman, bukan ruang uji mental. Sekolah yang siap menyesuaikan diri akan lebih mudah menjalankan agenda awal tahun, sementara yang masih bertahan dengan pola lama berisiko tertinggal.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.