Kamis, 16 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Anthony Gordon dkk Melempem, Inggris Butuh Tuah Sayap di Semifinal

Anthony Gordon dkk Melempem, Inggris Butuh Tuah Sayap di Semifinal
Skuad Inggris dituntut tampil lebih tajam di sektor sayap saat menghadapi Argentina di semifinal Piala Dunia 2026. Foto: Wikimedia Commons

Langkah Inggris menuju final Piala Dunia 2026 kini berada di titik nadir ketergantungan pada dua nama saja: Harry Kane dan Jude Bellingham. Menjelang duel hidup mati melawan Argentina di semifinal yang akan berlangsung di Atlanta, pelatih Thomas Tuchel masih pusing tujuh keliling. Masalah utamanya klise, namun mematikan: sektor sayap yang tumpul.

Nama-nama besar seperti Marcus Rashford, Bukayo Saka, Anthony Gordon, hingga Noni Madueke seolah kehilangan taji. Mereka datang dengan ekspektasi tinggi sebagai kreator serangan, namun fakta di lapangan berkata lain. Kontribusi mereka minim, bahkan cenderung absen saat Inggris membutuhkan gol cepat. Padahal, skema Tuchel sejak awal dibangun untuk memanjakan kecepatan para pemain sayap ini.

Suara Kritis Sang Legenda

Mantan striker tajam timnas Inggris, Michael Owen, tidak bisa lagi menutup mata. Ia blak-blakan menyebut performa lini serang pendukung Kane berada di level yang sangat mengkhawatirkan. Menurut Owen, keempat pemain sayap itu hanya bermain di level “sekadar cukup” atau bahkan di bawah standar turnamen sebesar Piala Dunia.

“Menjelang turnamen, kita semua yakin trio di belakang Kane adalah kekuatan utama Inggris. Tapi realitanya jauh dari ekspektasi,” ujar Owen kepada GOAL. Ia menyoroti catatan statistik yang memalukan bagi pemain depan papan atas. Sejauh ini, mereka gagal memberikan dampak signifikan, baik berupa umpan kunci yang berujung gol maupun aksi individu yang memecah kebuntuan.

Kondisi ini memaksa beban berat di pundak Harry Kane dan Jude Bellingham. Keduanya sudah mencetak masing-masing enam gol, menopang hampir seluruh produktivitas tim. Namun, ketergantungan ekstrem ini sangat berisiko. Jika Argentina berhasil mematikan pergerakan Kane atau Bellingham, Inggris praktis tidak punya rencana cadangan.

Rotasi yang Belum Menemukan Pakem

Tuchel sebenarnya sudah mencoba segala cara. Rotasi pemain di posisi sayap dilakukan di setiap laga, namun belum ada satu pun yang memberikan garansi permainan stabil.

Bukayo Saka, yang datang ke turnamen dengan status juara Liga Premier, tampak kewalahan dengan masalah kebugaran yang tak kunjung pulih total. Begitu pula Anthony Gordon, yang masih terlihat kikuk dan kesulitan mencari ritme permainan terbaik di sisi kiri lapangan.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda