BANGKOK — Korban jiwa kebakaran pub Rong Beer Na Ladprao di Bangkok bertambah menjadi 33 orang setelah penyanyi band Tossakan, Thitiwat “Din” Kaewkanha, 27, meninggal Rabu pagi akibat luka-luka parah yang dideritanya. Din sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Rajavithi setelah selamat dari kobaran api yang melalak Minggu malam di kawasan Chatuchak.
Kematian Din menambah deretan tragis dalam peristiwa ini. Dua vokalis wanita dan pemain keyboard dari Tossakan tewas di lokasi kejadian Minggu malam. Drummer band kemudian meninggal di rumah sakit. Dua anggota lainnya, termasuk pemimpin band, mengalami luka berat dan masih dalam perawatan medis.
Kantor distrik Chatuchak melaporkan Kamis bahwa seluruh 33 korban jiwa telah diidentifikasi secara resmi. Sejumlah orang yang awalnya dilaporkan dalam kondisi kritis juga tercatat dalam angka korban tewas akhir. Otoritas mencatat 71 orang cedera, termasuk 14 di antaranya dalam kondisi serius dan terus dirawat.
Asap Beracun Membunuh dalam Hitungan Menit
Kepala Polisi Bangkok Pol Lt Gen Sayam Boonsom menyatakan mayoritas korban meninggal akibat inhalasi gas beracun. Otopsi mengungkapkan jejakkan karbon monoksida dan sianida dalam tubuh korban—dua zat yang menghalangi jaringan tubuh menerima oksigen.
“Inhalasi berlebihan kedua zat tersebut bisa membunuh seseorang dalam waktu empat menit,” ungkap Sayam Kamis.
Ledakan api diduga berasal dari korsleting listrik di unit pendingin udara atap. Material dekoratif di panggung yang seharusnya meningkatkan akustik justru terbuat dari bahan mudah terbakar—langsung menyala dan menghasilkan panas ekstrem, asap tebal, dan gas beracun yang menjebak pengunjung yang terperangah panik.
Modifikasi Listrik Tanpa Izin Jadi Sorotan
Investigasi polisi menunjuk pada kelalaian pemilik dalam pengelolaan sistem kelistrikan. Berdasarkan informasi dari Otoritas Listrik Metropolitan, pemilik pub diduga melakukan modifikasi sistem listrik tanpa persetujuan pihak berwenang. Tindakan tersebut kemungkinan menyebabkan beban listrik berlebih yang memicu korsleting dan api.
Pemilik sebelumnya meminta peningkatan daya listrik dari 30 ampere normal menjadi 100 ampere maksimal, namun menolak inspeksi pra-persetujuan oleh teknisi otoritas. Musisi yang pernah tampil di pub itu menceritakan bahwa pemadaman listrik parsial kerap terjadi sebelum kebakaran.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.