Sabtu, 18 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Pemegang Obligasi Sherritt Dorong Pertimbangan Rencana Penyelamatan Alternatif

Dokumen obligasi dan proposal refinansialisasi di meja rapat korporat
Pemegang obligasi Sherritt mengajukan proposal alternatif untuk menyelamatkan perusahaan pertambangan dari krisis likuiditas. (Ilustrasi: AI)

Ancaman Kebangkrutan Nyata

Kelompok pemegang obligasi 2031 menolak tunduk pada skenario eksklusif tersebut. Mereka terang-terangan menyatakan ketidakpercayaan terhadap transaksi dengan Gillon Capital sebagai satu-satunya opsi yang bisa dijalankan. Bagi mereka, manajemen Sherritt terlalu terburu-buru mengambil keputusan di tengah situasi yang genting.

Kondisi keuangan Sherritt memang sudah di titik nadir. Bulan lalu saja, manajemen sudah melemparkan peringatan keras kepada pasar. Mereka mengakui ada keraguan serius mengenai kemampuan perusahaan untuk bertahan sebagai entitas bisnis atau going concern.

Beban utang yang menumpuk membuat mereka tidak memiliki cadangan kas yang cukup jika para pemberi pinjaman menuntut pembayaran instan akibat gagal bayar atau default.

Untuk mencegah kejatuhan lebih dalam, pemegang obligasi tidak sekadar bicara. Mereka sudah mengajukan lembar syarat atau term sheet untuk pendanaan darurat. Tujuannya sederhana: menjaga napas likuiditas perusahaan agar operasional tidak lumpuh total sambil mencari jalan keluar jangka panjang yang lebih sehat.

Sampai saat ini, nasib Sherritt masih menggantung di persimpangan jalan antara kesepakatan eksklusif dengan Gillon Capital atau membuka ruang bagi proposal baru yang dibawa oleh para kreditor.

Tekanan dari para pemegang obligasi ini memaksa direksi untuk segera memilih antara menyelamatkan perusahaan dengan suntikan dana dari investor yang teruji atau tetap bertahan pada rencana yang saat ini memicu gesekan tajam di internal perusahaan.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda