JAKARTA — Samsung resmi meluncurkan S99H sebagai televisi flagship OLED andalan untuk jajaran produk tahun 2026. Televisi ini menempatkan diri sebagai kasta tertinggi di atas model S90H dan S85H, membawa teknologi panel QD-OLED yang menjanjikan kualitas visual superior bagi para penikmat konten hiburan kelas atas.
Berdasarkan pengujian yang dilaporkan TechRadar, Samsung S99H menonjol berkat tingkat kecerahan tertinggi yang pernah ada pada televisi OLED Samsung sejauh ini.
Kombinasi warna yang akurat, tekstur tajam, serta kontras yang kuat membuat perangkat ini mampu menangani konten di ruangan terang dengan sangat baik. Teknologi OLED Glare Free yang diusungnya terbukti efektif meredam pantulan cahaya yang mengganggu di permukaan layar.
Kinerja Gaming dan Kecerdasan Buatan
Sektor gaming menjadi salah satu nilai jual utama. Televisi ini dilengkapi dengan empat port HDMI 2.1 yang mendukung refresh rate hingga 165Hz serta fitur VRR (Variable Refresh Rate) dan HDR10+ Gaming. Dengan input lag yang hanya mencapai 9,5ms pada 60Hz, perangkat ini memberikan respons yang sangat cepat bagi konsol generasi terbaru maupun PC kelas atas.
Performa visual tersebut didukung penuh oleh prosesor NQ4 AI Gen 3. Chipset ini menjalankan serangkaian fitur di bawah payung Samsung Vision AI, termasuk AI Motion Enhancer Pro untuk pergerakan gambar yang lebih halus dan AI 4K Upscaling Pro.
Fitur-fitur berbasis kecerdasan buatan ini secara otomatis mengoptimalkan kejernihan gambar dari konten resolusi rendah agar tampil mendekati kualitas 4K asli.
Desain Baru yang Menuai Perdebatan
Di balik kecanggihan mesinnya, Samsung melakukan perombakan desain yang cukup kontroversial tahun ini. Kehadiran FloatLayer Design—bingkai perak tambahan di sekeliling layar—justru dianggap sebagian penguji sebagai elemen yang mengalihkan perhatian.
Selain itu, Samsung memutuskan untuk menghapus modul One Connect Box yang sebelumnya menjadi ciri khas seri flagship mereka. Kini, seluruh port konektivitas kembali dipindahkan ke bodi utama televisi.
Bagi konsumen, perubahan desain ini berdampak langsung pada kebutuhan ruang penempatan. Penggunaan dua kaki plastik sebagai penyangga menggantikan desain pedestal sentral pada seri sebelumnya menuntut area meja yang lebih lebar.
Meski demikian, bagi mereka yang berencana memasang televisi di dinding, pergeseran port konektivitas mungkin akan terasa lebih konvensional meski menghilangkan fleksibilitas manajemen kabel eksternal yang sebelumnya menjadi keunggulan Samsung.
Untuk pasar global, model 65 inci dipasarkan dengan harga peluncuran sekitar 3.199 Poundsterling. Harga ini menempatkan S99H di segmen premium yang kompetitif, bersaing ketat dengan model G6 dari LG.
Meskipun kualitas suara bawaannya sudah cukup mumpuni dengan bass yang padat, investasi tambahan untuk soundbar kelas atas tetap disarankan guna memaksimalkan pengalaman audio yang setara dengan kualitas visualnya yang premium.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.