Senin, 20 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Mbappe Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Tapi Kecewa Gagal ke Final

Kylian Mbappe terlihat kecewa setelah laga Prancis melawan Inggris
Kylian Mbappe saat laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Miami Gardens. (Ilustrasi: AI)

Kylian Mbappe melangkah keluar dari rumput Stadion Hard Rock, Miami Gardens, dengan kepala tertunduk lesu. Di balik keriuhan stadion yang baru saja menyaksikan drama delapan gol, ia resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Koleksi 22 gol miliknya kini melampaui rekor 21 gol Lionel Messi. Sebuah catatan sejarah yang lahir di tengah situasi paling pahit bagi seorang atlet: kekalahan di depan mata.

Malam itu, Sabtu (18/7/2026), Prancis harus mengakui keunggulan Inggris dengan skor telak 6-4 dalam laga perebutan tempat ketiga.

Dua gol yang dilesakkan Mbappe pada menit ke-48 dan menit ke-66 memang mengangkat namanya ke puncak tertinggi, namun angka-angka di papan skor jauh lebih penting bagi kapten berusia 27 tahun tersebut. Baginya, trofi adalah segalanya.

Status pencetak gol terbanyak hanyalah penghibur kecil yang terasa hambar setelah mimpinya mengangkat piala kandas di babak semifinal.

Pertunjukan Paradoks di Lapangan

Pertandingan itu sendiri berjalan di luar nalar. Prancis benar-benar hancur pada babak pertama. Pertahanan mereka luluh lantak hingga tertinggal 4-0. Stadion yang riuh mendadak sunyi bagi pendukung Les Bleus. Namun, Mbappe menolak menyerah.

Ia membakar semangat rekan-rekannya untuk melakukan comeback yang mustahil. Selain dua gol sang kapten, Bradley Barcola dan Ousmane Dembele turut menyumbang skor untuk memperkecil ketertinggalan.

Ada catatan statistik lain yang terselip dalam kekacauan tersebut. Michael Olise, gelandang Prancis, berhasil menorehkan tujuh assist sepanjang turnamen. Angka ini secara resmi memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia yang sebelumnya dipegang Pele sejak 1970 dengan enam assist. Sebuah pencapaian impresif yang terbenam oleh hasil akhir pertandingan.

Mbappe tidak menutupi rasa kecewanya saat ditemui wartawan usai laga. Ia mengakui performa tim pada babak pertama adalah sebuah bencana. “Kami kehilangan fokus, bermain jauh di bawah standar kami,” ucapnya singkat. Ia merasa tanggung jawab besar ada di pundaknya, dan kekalahan ini menjadi beban berat yang sulit dilepaskan begitu saja.

Ujung Era Deschamps

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda