Google juga menjadwalkan pembaruan Persyaratan Layanan Google Play pada 29 Juli 2026. Sebelum tanggal itu, aturan lama masih berlaku.
Pembaruan ini mencakup kebijakan konten, privasi, dan SDK pihak ketiga. Meski terdengar administratif, perubahan semacam ini biasanya menentukan batas apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan aplikasi di dalam ekosistem Google Play Store.
Tekanan hukum ikut mendorong perubahan
Rombakan besar ini juga datang setelah gugatan Epic Games. Dalam dampak hukum yang menyusul, Google dilarang membagikan data pemasukan aplikasi ke pihak luar, memberi insentif eksklusif agar developer hanya rilis di Play Store, dan membayar vendor supaya hanya memasang Play Store.
Efeknya langsung terasa ke pasar aplikasi. App store pihak ketiga mendapat ruang lebih leluasa, sementara developer bisa menentukan harga sendiri jika memakai billing di luar Play Store.
Biaya akun tetap, upload masih gratis
Untuk developer, biaya daftar akun Google Play Console tetap US$25 sekali bayar, sekitar Rp390.000 – Rp410.000. Upload aplikasi masih gratis.
Google juga tetap mengambil potongan 15% untuk in-app purchase. Di sisi teknis, aplikasi wajib memakai format .aab dan target API Level 35+.
Perubahan ini menempatkan Google Play Store di jalur yang lebih ketat sekaligus lebih terbuka. Pengguna mendapat lapisan perlindungan baru, developer menghadapi standar yang lebih tinggi, dan distribusi aplikasi di luar toko resmi tak lagi bisa berjalan tanpa identitas yang jelas.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.