Lionel Scaloni langsung menyesuaikan. Ia menarik Julián Álvarez dan memasukkan bek Marcos Senesi untuk merapatkan pertahanan, menyisakan Lionel Messi nyaris sendirian sebagai muara serangan. Argentina bertahan dengan disiplin, tetapi keunggulan jumlah pemain perlahan menggerus daya tahan mereka saat laga menembus 120 menit.
Sebelum gol Torres, Spanyol sempat mengira sudah unggul. Di awal perpanjangan, Nico Williams menceploskan bola hasil rebound dari Martínez, namun wasit Vinčić menganulirnya karena menilai Mikel Merino menginjak kaki Nicolás Otamendi dalam proses build-up. Keputusan itu memicu protes, tetapi tetap berdiri.
⚽ Baca juga: Piala Dunia 2026 — Bagan, Jadwal Hari Ini & Klasemen Live
Spanyol menguasai, Argentina menanti
Statistik lapangan berpihak pada Spanyol. Anak asuh De la Fuente mendominasi penguasaan bola dan menciptakan mayoritas peluang, sementara Argentina nyaris tak melepaskan tembakan tepat sasaran sepanjang waktu normal. Lamine Yamal, Pedri, Merino, dan Williams bergantian menekan; jawabannya selalu berupa penyelamatan Martínez.
Ini bukan final yang cantik. Ini final yang keras — penuh tekel, adu argumen, dan kesabaran satu tim menunggu lawannya lengah. De la Fuente bahkan berani melempar dua nama yang belum bermain semenit pun di turnamen ini, Martín Zubimendi dan Eric García, ke tengah tekanan final untuk menjaga stabilitas di sisa perpanjangan.
Jalur kedua tim menuju MetLife
Spanyol melenggang ke final setelah menyingkirkan Prancis 2-0 di semifinal, meneruskan rekor pertahanan mereka yang nyaris tanpa cela sepanjang turnamen. Argentina menembus partai puncak lewat drama comeback 2-1 atas Inggris. Di perebutan tempat ketiga sehari sebelumnya, Prancis mengalahkan Inggris dalam laga gila berkesudahan 6-4.
| Babak | Hasil |
|---|---|
| Semifinal | Spanyol 2-0 Prancis |
| Semifinal | Argentina 2-1 Inggris |
| Perebutan tempat ketiga | Prancis 6-4 Inggris |
| Final | Spanyol 1-0 Argentina |
Final ini juga menandai pertemuan pertama Spanyol dan Argentina di Piala Dunia sejak 1990. Dua raksasa dengan filosofi berlawanan — penguasaan bola rapi khas Spanyol melawan kelihaian Argentina di momen krusial — akhirnya bertemu di panggung tertinggi, dan malam ini milik La Roja.
Sepatu Emas: Mbappe di puncak, Messi menyusul
Meski Prancis tersingkir di semifinal, Kylian Mbappe menutup turnamen sebagai pencetak gol terbanyak dengan 10 gol dan 4 assist, mengunci penghargaan Sepatu Emas Piala Dunia 2026. Lionel Messi finis sebagai runner-up daftar top skor dengan 8 gol, disusul Jude Bellingham dan Erling Haaland yang sama-sama mengemas 7 gol.
