Tekanan Meta tidak datang dari sisi bisnis saja. Pada 20 Juli, Downdetector mencatat 4,808 laporan gangguan Facebook AS dan 2,829 laporan gangguan Instagram AS. Akses juga disebut intermiten di Singapura.
Di luar itu, 14 jaksa agung negara bagian AS menggugat Meta karena dianggap membuat platform adiktif untuk anak. Trial dijadwalkan Agustus 2026, dengan potensi penalti sampai $1.4 Triliun. Ada pula penarikan fitur Muse Image di Instagram setelah protes privasi dan desakan SAG-AFTRA, yang menunjukkan pengawasan terhadap penggunaan data publik untuk AI belum mereda.
Kenapa semua ini penting bagi saham META
Saham META sendiri sudah tertekan. Pada Jumat, 17 Juli, sahamnya ditutup di $646.01, turun 2.79%. Volume perdagangan naik 30%, sejalan dengan berita soal negosiasi besar dan gugatan karyawan yang ikut membebani sentimen.
Berdasarkan laporan, investor diperkirakan akan fokus pada empat hal yaitu pertumbuhan pendapatan iklan di tengah dorongan AI, monetisasi Muse Spark dan cloud, update capex untuk data center serta chip Iris, dan komentar Mark Zuckerberg soal regulasi serta gugatan. Meta Q2 2026 jadi ujian penting untuk melihat apakah belanja besar itu mulai mengangkat bisnis, atau justru menambah beban di saat pengawasan publik makin ketat.
Artikel ini bukan saran investasi. Laporan keuangan 29 Juli akan memberi petunjuk baru tentang arah belanja AI Meta dan seberapa jauh pasar masih mau memberi ruang untuk ekspansi itu.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.