Jumat, 24 Juli 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Nicholas Tse Ungkap Pesan yang Ditinggalkan Patrick Tse Sebelum Meninggal Dunia

Patrick Tse meninggal dunia di Hong Kong
Patrick Tse meninggal dunia pada usia 89 tahun setelah kondisinya menurun dalam beberapa tahun terakhir. (Ilustrasi: AI)

HONG KONG — Patrick Tse meninggal dunia pada usia 89 tahun, dan kabar duka itu langsung diikuti pesan Nicholas Tse agar publik mengenang sang ayah dengan senyuman. Kepergian aktor senior Hong Kong ini diumumkan pihak keluarga pada Senin, 20/7, lalu dikutip The Standard pada Selasa, 21/7.

Keluarga menyebut Patrick Tse mengembuskan napas terakhir dengan tenang di kediamannya, didampingi orang-orang terdekat. Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi kesehatannya memang terus menurun. Kepergian itu menutup perjalanan panjang seorang figur yang sudah lama hidup bersama layar lebar Hong Kong.

Patrick Tse, ikon yang bertahan lebih dari enam dekade

Nama Patrick Tse bukan nama baru di Hong Kong. Ia akrab disapa Brother Four atau Sei Gor, dan dikenal sebagai salah satu ikon perfilman Hong Kong dengan karier yang membentang selama lebih dari enam dekade. Bukan cuma kemampuan aktingnya yang diingat, tetapi juga karisma, selera humor, dan semangat hidup yang membuatnya disayang rekan sesama artis maupun penggemar.

Di layar lebar, salah satu peran yang paling membekas datang lewat karakter Hung dalam film Shaolin Soccer. Dalam film itu, Hung tampil sebagai pelatih Team Evil yang licik dan rela memakai berbagai cara demi menang. Peran seperti ini ikut membentuk citra Patrick Tse sebagai aktor yang punya jejak kuat di ingatan penonton.

Kabar meninggalnya Patrick Tse juga membawa perhatian pada pernyataan keluarga yang disampaikan secara resmi. Dalam pernyataan itu, keluarga menulis, “Kami sangat berduka mengumumkan kepergian ayah tercinta kami, Patrick Tse,” seperti dikutip dari The Standard.

Pesan Nicholas Tse: jangan kenang dengan air mata

Dalam pernyataannya, Nicholas Tse Ting-fung mengatakan sang ayah selalu memegang prinsip the show must go on atau pertunjukan harus tetap berjalan. Pesan itu kini terasa seperti warisan terakhir yang ia minta untuk diteruskan. Karena itu, Nicholas berharap masyarakat tidak mengingat Patrick Tse dengan kesedihan.

Ia justru meminta publik melihat sisi yang selama ini melekat pada sang ayah: pesona, humor, dan semangat menjalani hidup. Nicholas mengatakan, “Jika orang-orang mengingat ayah saya sebagai sosok yang selalu tersenyum dan menawan, itu sudah lebih dari cukup,” ungkap Nicholas.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda