Jumat, 24 Juli 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

5 Fitur Baru GoPay 2026: Dari Tarik Tunai di ATM Sampai Split Bill Pakai AI

Fitur Baru GoPay 2026
5 Fitur Baru GoPay 2026: Dari Tarik Tunai di ATM Sampai Split Bill Pakai AI. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COMFitur GoPay 2026 mulai terlihat jelas arah besarnya: lebih banyak layanan harian, lebih dekat ke kebutuhan transaksi, dan lebih banyak fungsi yang ditarik langsung ke satu aplikasi. GoPay menyebut basis pengguna aktifnya sudah tembus 26 juta.

Pembaruan itu tidak berhenti di pembayaran. Ada tarik tunai tanpa kartu, pemisahan tagihan berbasis AI, pengalihan pembayaran online ke aplikasi GoPay, sampai menu program pemerintah di halaman utama.

Tarik Tunai Saldo Tanpa Kartu di ATM BRI dan bank bjb

Salah satu fitur yang paling langsung terasa adalah tarik tunai saldo tanpa kartu di ATM BRI dan bank bjb. Rilisnya disebut pada 17 Maret 2026, bertepatan dengan masa jelang Lebaran.

GoPay menggandeng Jalin, BRI, dan bank bjb untuk layanan ini. Pengguna cukup membuka aplikasi GoPay, memilih menu tarik tunai, lalu mendapatkan kode yang dipakai di ATM tanpa kartu fisik.

Di sisi lain, layanan ini juga dibaca sebagai jawaban atas kebutuhan uang tunai yang biasanya naik saat Ramadan. Dalam draf, kebutuhan itu disebut diproyeksikan naik 15%.

Total lebih dari 19.000 ATM BRI disebut sudah mendukung fitur ini. Artinya, akses tunai tidak lagi bertumpu pada kartu debit yang sering tertinggal atau rusak.

Split Bill berbasis AI dan OCR

Fitur Split Bill menjadi penambahan yang paling praktis untuk transaksi ramai-ramai. GoPay menyiapkan pembagian tagihan berbasis AI dan OCR sejak awal 2026.

Cara kerjanya sederhana. Struk makan atau restoran difoto, lalu sistem membaca nominal, pajak, dan biaya layanan dengan akurasi 90%. Setelah itu, tagihan bisa dibagi otomatis per orang.

Fungsi ini relevan untuk makan bersama, arisan, liburan, sampai tagihan bulanan. Proses yang biasanya ribet kini dipangkas jadi beberapa langkah.

Pembayaran online dipusatkan ke aplikasi GoPay

Mulai 1 April 2026, GoPay menyesuaikan alur pembayaran online. Transaksi yang dulu bisa lewat aplikasi Gojek kini diarahkan ke aplikasi GoPay.

Perubahan ini disebut ditempuh untuk keamanan, pengalaman yang lebih cepat, dan fokus layanan. Pengguna yang terbiasa membayar dari ekosistem lama perlu menyiapkan aplikasi GoPay dan login di dalamnya.

Bagi pengguna, dampaknya cukup jelas: satu pintu untuk transaksi digital. Bagi ekosistem GoPay, penyesuaian ini mempertegas posisi aplikasi sebagai pusat layanan pembayaran, bukan sekadar fitur pelengkap.

Menu program pemerintah di halaman utama

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda