Jumat, 24 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Program Rumah ASN 2026: BKN-KORPRI-BTN Targetkan 3 Juta Rumah, KPR Tenor 30 Tahun

Rumah ASN 2026
Program Rumah ASN 2026: BKN-KORPRI-BTN Targetkan 3 Juta Rumah, KPR Tenor 30 Tahun. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Program Perumahan ASN resmi diluncurkan Badan Kepegawaian Negara bersama KORPRI dan Bank BTN pada 26 Mei 2026. Program ini diproyeksikan mendukung kebutuhan hunian bagi aparatur sipil negara yang belum memiliki rumah.

Data BKN menunjukkan, dari 6,7 juta ASN di Indonesia, baru 22% atau 1,474 juta yang sudah punya rumah. Sisanya, 78% atau 5,23 juta ASN, masih belum memiliki rumah sendiri.

Detail Program Perumahan ASN 2026

Program ini membawa semangat “Tinggal Lebih Dekat, Hidup Lebih Maju”. BKN, KORPRI, dan BTN menyusun skema pembiayaan yang ditujukan untuk ASN PNS dan PPPK dengan target mendukung pembangunan 3 juta rumah.

Skema yang disiapkan adalah KPR non-subsidi khusus ASN dengan tenor sampai 30 tahun. Arah kebijakannya jelas: rumah yang layak, terjangkau, dan dekat dengan tempat kerja agar ASN bisa lebih fokus melayani masyarakat.

Di saat yang sama, BTN menempatkan ASN sebagai segmen strategis dalam pembiayaan perumahan nasional. Program ini tidak berdiri sendiri, melainkan masuk dalam rangkaian upaya memperluas akses hunian bagi pegawai negara yang selama ini belum terjangkau pasar rumah secara memadai.

Skema lain yang sudah berjalan untuk ASN

Di luar Program Perumahan ASN dari BKN, KORPRI, dan BTN, ada beberapa jalur lain yang sudah disebut dalam bahan. Salah satunya FLPP subsidi. Dalam skema ini, PUPR menaikkan batas penghasilan ASN golongan III dan TNI/Polri menjadi Rp8 juta per bulan agar bisa mengajukan KPR subsidi bunga flat.

Ada juga FPPR DKI Jakarta untuk MBR, termasuk ASN, PJLP, dan CPNS. Batas penghasilannya Rp14,8 juta per bulan, dengan skema kepemilikan, bukan sewa. Jalur ini memberi opsi tambahan bagi ASN di ibu kota yang selama ini kesulitan masuk pasar rumah formal.

Selain itu, ASN Housing Taspen sudah membangun 440 unit di Manado. Program ini juga baru menandatangani MoU 130 unit di Surakarta dengan harga Rp162 juta untuk tipe 32/60. Sementara di Bontang Lestari, tersedia 266 unit rumah subsidi tipe 36 dengan harga Rp182 juta dan cicilan mulai Rp1 juta per bulan untuk tenor 20 tahun.

Kenapa program ini penting

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda