JAKARTA — Komposisi Skuad Garuda untuk gelaran ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 akhirnya terungkap. Sebanyak 26 pemain telah resmi dipanggil oleh pelatih John Herdman untuk mengarungi ketatnya persaingan di Grup A. Namun, terdapat satu anomali menarik dalam susunan pemain kali ini: ketergantungan besar pada dua klub raksasa tanah air.
Persib Bandung dan Persija Jakarta secara mengejutkan menyumbangkan total 13 pemain ke tim nasional. Angka ini setara dengan hampir separuh dari total kekuatan skuad yang dibawa Herdman. Persib menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh delegasi, sementara Persija menempel ketat dengan mengirimkan enam nama pemain.
Dominasi Lini Utama
Besarnya kontribusi dari dua klub ini membuat Herdman memiliki kemewahan taktis yang jarang didapat pelatih timnas sebelumnya. Sang juru taktik bahkan memiliki kapasitas untuk meracik satu kesebelasan utama (starting XI) murni dari kombinasi penggawa Persib dan Persija tanpa perlu mengubah skema permainan secara drastis.
Di bawah mistar, nama Nadeo Argawinata dari Persija menjadi pilihan utama. Lini pertahanan pun terasa solid dengan hadirnya trio bek Sandy Walsh dari Persib, Jordi Amat, serta Rizky Ridho dari kubu Macan Kemayoran.
Lini tengah diisi oleh kombinasi gelandang kreatif seperti Eliano Reijnders, Thom Haye, Marc Klok, dan Dony Tri Pamungkas. Sementara di sektor penyerangan, Herdman bisa mengandalkan Rayhan Hannan, Beckham Putra, dan Ragnar Oratmangoen.
Ketergantungan di Tengah Tantangan
Kehadiran pemain dari dua klub ini menjadi tulang punggung bagi Indonesia untuk menghadapi lawan-lawan tangguh di Grup A, yakni Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Sinergi pemain yang sudah terbiasa berkompetisi di level tinggi liga domestik diharapkan mampu memberikan stabilitas di lapangan.
Selain dominasi Persib dan Persija, klub lain seperti Dewa United dan Bali United juga memberikan kontribusi signifikan. Keduanya masing-masing mengirimkan tiga pemain untuk melengkapi kedalaman skuad. Dewa United diwakili oleh Brian Fatari, Egy Maulana Vikri, dan Ivar Jenner, sedangkan Bali United menyumbang Kadek Agung, Jens Raven, serta Tim Geypens.
Di sisi lain, John Herdman tetap menyertakan tiga pemain yang berkarier di luar negeri, yakni Marselino Ferdinan dari Oxford United, Justin Hubner di Fortuna Sittard, serta Mitchell Baker dari Georgetown University. Namun, situasi terkait Justin Hubner saat ini belum sepenuhnya pasti.
Sang bek berusia 22 tahun dikabarkan masih terganjal izin dari klubnya karena ajang Piala AFF 2026 tidak masuk dalam kalender resmi FIFA.
Dominasi klub lokal dalam skuad timnas kali ini mencerminkan ketergantungan sistematis pada konsistensi performa klub-klub besar di liga. Bagi pembaca, ini berarti pola permainan Timnas Indonesia kemungkinan besar akan banyak dipengaruhi oleh gaya bermain yang diusung Persib dan Persija.
Sinergi ini akan diuji segera saat kompetisi bergulir, terutama dalam menjaga kebugaran pemain di tengah padatnya jadwal pertandingan internasional.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.