Sabtu, 25 Juli 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Gelar RedTalks, PDIP Jatim Buka Ruang Dialog Kritis Bagi Anak Muda

Gelar RedTalks, PDIP Jatim Buka Ruang Dialog Kritis Bagi Anak Muda
Foto: Jpnn

MALANG — PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar RedTalks II, forum dialog kritis yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berbicara tentang visi Indonesia masa depan. Acara berlangsung Sabtu (25/7) di Malang Creative Center dengan membawa tema “Indonesia Punya Kita”—penekanan bahwa negara bukan milik segelintir elite, melainkan milik bersama.

Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah menjelaskan alasan dialog semacam ini sangat diperlukan. Menurutnya, generasi Y, Z, dan awal Alpha hidup di “dua dunia” sekaligus: dunia nyata dan digital. Akses digital yang luas membuat mereka bisa membandingkan situasi di berbagai wilayah, sehingga lebih kritis dalam menilai persoalan publik.

“RedTalks kami kemas sebagai cara kami mendengar suara anak muda. Suara anak muda adalah suara idealisme, mereka belum terikat dengan berbagai kepentingan,” ungkap Said pada Jumat (24/7).

Generasi muda masa kini memiliki pengalaman jauh berbeda dengan boomer saat masih muda. Perkembangan teknologi digital telah menjadi jembatan mereka untuk menjangkau dunia lebih luas, mengikuti peristiwa global, dan memperoleh pemahaman yang lebih kompleks. Realitas tersebut mendorong perlu adanya pola komunikasi yang lebih dialogis antara partai politik dengan generasi muda.

Forum RedTalks tahun kedua ini akan mendiskusikan beberapa hal krusial: bagaimana imajinasi anak muda tentang Indonesia di masa depan, tantangan yang dihadapi, serta kritik mereka terhadap perilaku antar generasi. Dialog bukan sekadar mendengarkan keluhan, tapi menggali pemikiran mendalam tentang arah negara.

Pembicara Lintas Disiplin

Untuk memicu diskusi yang berbobot, panitia menghadirkan sejumlah tokoh pemuda dan aktivis.

Antara lain Dr Selvi Asna Prestianawati, dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Brawijaya; Dr Suko Widodo, dosen Fisip Universitas Airlangga; komika Abdel Achrian (dikenal sebagai Cing Abdel); dan Dewangga.

Kehadiran pembicara dari akademis, seni, dan aktivisme menunjukkan PDIP berusaha menampilkan perspektif anak muda yang beragam dan genuine.

Pilihan narasumber mencerminkan kesadaran bahwa “suara anak muda” bukan monolitik. Ada suara dari akademisi yang berbicara soal ekonomi dan kebijakan publik, ada suara seni dan humor yang lebih dekat dengan generasi digital, dan ada aktivis yang fokus pada gerakan sosial. Kombinasi ini memungkinkan dialog lebih kaya dan tidak sekadar formal-politis.

Ruang Bagi Kritik

Yang membedakan RedTalks dari forum kebanyakan adalah penekanannya pada dialog kritis, bukan monolog propaganda. Said Abdullah secara eksplisit menyatakan bahwa anak muda diundang untuk mengkritik—termasuk kritik terhadap perilaku antar generasi—tanpa harus menyetujui setiap kebijakan PDIP.

Ini penting. Banyak forum yang digawangi partai berakhir jadi ajang seremonial tanpa substansi. Dengan menempatkan kritik anak muda sebagai inti acara, PDIP Jatim setidaknya menunjukkan niat mendengarkan di luar logika elektoral semata. Apakah itu cukup, tentu akan bergantung pada jalannya dialog dan tindak lanjut dari masukan generasi muda tersebut.

Tema “Indonesia Punya Kita” juga membawa pesan implisit: negara dan kepemimpinan bukan hak eksklusif sekelompok orang. Anak muda, dengan perspektif segar dan energi mereka, adalah bagian integral dari pembangunan Indonesia. Forum seperti ini adalah langkah untuk mengakui kontribusi mereka dan membuka saluran komunikasi yang lebih terbuka dengan institusi politik formal.

RedTalks II dijadwalkan berlangsung hari Sabtu, 25 Juli 2026 di Malang Creative Center. Bagi anak muda di Jawa Timur yang tertarik berkontribusi dalam dialog tentang masa depan Indonesia, ini adalah kesempatan untuk mengangkat suara mereka langsung kepada pemimpin partai.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda