Suasana lapangan di sejumlah titik di Jawa Timur berubah riuh pekan ini. Bukan kampanye formal atau rapat dengar pendapat yang kaku, melainkan gelak tawa warga yang sedang berjibaku dalam lomba balap karung dan tarik tambang. DPD Partai Demokrat Jatim sengaja memadukan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan agenda jemput bola aspirasi warga di 38 kabupaten dan kota secara serentak.
Strategi ini diambil untuk meruntuhkan tembok pembatas antara politisi dan konstituen. Dengan terjun langsung ke lapangan, para legislator dari partai berlambang bintang mercy tersebut ingin memastikan pesan kemerdekaan tak sekadar seremoni. Mereka ingin mendengar langsung apa yang menjadi ganjalan di hati masyarakat akar rumput.
Menyerap Suara di Balik Riuh Lomba
Bendahara DPD Partai Demokrat Jatim, Agung Mulyono, terlihat tak canggung berbaur dengan warga. Baginya, momentum agustusan adalah cara terbaik untuk kembali ke basis pemilih dengan pendekatan yang membumi. Ia sadar, tidak semua warga punya waktu atau keberanian untuk mendatangi kantor partai atau gedung dewan hanya sekadar menyampaikan keluhan.
“Ini momentum yang bagus untuk bersyukur dan mengenang para pejuang serta pendiri bangsa. Yang lebih penting, kegiatan ini menjadi gerakan kebersamaan masyarakat dalam merayakan kemerdekaan,” ujar Agung di sela-sela kegiatan di Surabaya.
Pria yang juga memimpin Fraksi Demokrat DPRD Jatim ini mengakui bahwa ruang santai seperti arena lomba justru menjadi tempat paling jujur untuk mendengar keresahan.
Di lokasi, warga terlihat lebih luwes berbicara soal kondisi ekonomi keluarga atau masalah infrastruktur di kampung mereka. Tidak ada protokol berbelit. Tidak ada ajudan yang menghalangi. Semua mengalir begitu saja layaknya obrolan tetangga di teras rumah.
Agung menegaskan bahwa masukan spontan yang didapat dari warga di lapangan sangat berharga untuk bahan evaluasi kinerja partai di parlemen nanti.
Pendekatan Humanis ke Akarnya
Antusiasme masyarakat memang terlihat cukup tinggi. Data di lapangan menunjukkan ada sekitar 300 warga yang ambil bagian dalam berbagai perlombaan di titik-titik tersebut. Mereka tidak hanya berebut hadiah, tapi juga berebut kesempatan untuk didengarkan suaranya oleh para wakil rakyat yang hadir.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.