Sabtu, 25 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Seksan Ratree: Thailand Siap Singkirkan Vietnam di Piala ASEAN 2026

Seksan Ratree
Seksan Ratree

Gelandang andalan Thailand, Seksan Ratree, menebar ancaman serius bagi peta kekuatan sepak bola Asia Tenggara. Dia menegaskan skuad Gajah Putih kini membidik satu target mutlak di Piala ASEAN 2026: meruntuhkan dominasi Vietnam dan membawa pulang trofi juara ke Bangkok.

Pernyataan Seksan bukan sekadar gertakan di atas kertas. Pemain yang menjadi motor penggerak lini tengah ini percaya diri Thailand punya amunisi yang lebih dari cukup untuk menggeser tahta Vietnam. Rivalitas kedua negara ini memang selalu memanas, terutama karena Vietnam belakangan kerap jadi batu sandungan bagi ambisi Thailand di kawasan regional.

Menata Ulang Dominasi

Selama beberapa tahun terakhir, Vietnam memang tampil sebagai kekuatan yang sulit ditembus. Strategi mereka yang disiplin dan kolektif seringkali membuat lawan frustrasi, tak terkecuali Thailand. Tapi, Seksan melihat celah. Baginya, ini momen yang tepat bagi tim nasional Thailand untuk melakukan evaluasi total dan kembali ke jalur juara. Persiapan tim sudah dimulai jauh-jauh hari.

Seksan sendiri bukan wajah baru dalam skema permainan Gajah Putih. Dia sudah malang melintang membela panji Thailand di berbagai turnamen internasional. Pengalamannya membaca ritme permainan lawan dianggap sebagai aset krusial.

Saat pertandingan berjalan alot dan tekanan dari suporter lawan memuncak, ketenangan Seksan di lapangan tengah bakal menjadi penentu apakah timnya mampu mendikte permainan atau justru terbawa arus lawan.

Latihan keras pun terus digenjot di pusat pelatihan nasional Thailand. Pelatih kepala dikabarkan sudah merancang skema taktik khusus untuk meredam kecepatan pemain sayap Vietnam yang selama ini jadi senjata utama mereka. Seksan mengaku seluruh pemain sudah satu frekuensi. Tidak ada lagi toleransi untuk kegagalan.

Kompetisi Piala ASEAN 2026 nanti diprediksi akan menjadi panggung yang sangat menguras fisik dan mental. Selain Vietnam, negara-negara lain di Asia Tenggara juga tengah berbenah dengan mendatangkan pelatih asing berpengalaman serta program naturalisasi yang agresif. Namun, Seksan tidak mau ambil pusing dengan kekuatan tim lain. Fokus utamanya tetap satu: menyapu bersih setiap laga yang dihadapi.

Ambisi di Lapangan Tengah

Peran Seksan sebagai pengatur serangan membuat tugasnya sangat berat. Dia harus jeli membagi bola, menjaga transisi dari bertahan ke menyerang, sekaligus memastikan tidak ada celah di lini tengah yang bisa dimanfaatkan lawan.

Vietnam, dengan gaya permainan pragmatisnya, biasanya akan membiarkan lawan memegang bola lebih lama namun sangat mematikan lewat serangan balik cepat. Seksan sadar benar jebakan tersebut.

Mentalitas pemain Thailand kini sedang berada di titik tertinggi. Mereka tak lagi ingin sekadar menjadi partisipan yang meramaikan turnamen. Targetnya jelas: mengembalikan supremasi Gajah Putih sebagai raja sepak bola Asia Tenggara yang pernah mereka pegang selama bertahun-tahun. Bagi publik Thailand, trofi juara adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi.

Jelang hari pembukaan, spekulasi mengenai daftar pemain utama mulai bermunculan. Nama Seksan hampir dipastikan mengisi satu slot di lini tengah. Kepercayaan diri yang ditunjukkan Seksan dalam setiap sesi latihan memberi suntikan moral bagi rekan setimnya yang masih muda.

Kini, publik tinggal menunggu apakah omongan gelandang tangguh ini bisa dibuktikan saat peluit kick-off dibunyikan di stadion nanti.

Tekanan dari suporter setia di Bangkok juga kian terasa. Ekspektasi tinggi memang sudah menjadi beban rutin bagi pemain timnas Thailand, namun Seksan mengaku justru menikmati atmosfer seperti itu. Dia menganggap dukungan fanatik tersebut sebagai bahan bakar tambahan saat harus berjibaku di lapangan hijau selama 90 menit penuh.

Agenda selanjutnya bagi tim asuhan pelatih Thailand adalah serangkaian laga uji coba internasional untuk mematangkan kerja sama antarlini. Seksan dijadwalkan akan tetap menjadi pusat permainan, memastikan setiap taktik yang disusun pelatih benar-benar bisa diterjemahkan menjadi gol dan kemenangan penting saat menghadapi musuh bebuyutan di Piala ASEAN nanti.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda