Minggu, 26 Juli 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Kata Anggota DPR soal Kebijakan ASN Kerja Dekat Rumah

Kata Anggota DPR soal Kebijakan ASN Kerja Dekat Rumah
Kebijakan BKN memungkinkan ASN bekerja lebih dekat dengan keluarga guna meningkatkan kesehatan mental dan produktivitas

Badan Kepegawaian Negara (BKN) akhirnya membuka pintu bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja lebih dekat dengan domisili maupun keluarga mereka. Terobosan ini langsung mendapat lampu hijau dari Senayan, khususnya Komisi IX DPR yang membidangi isu kesejahteraan rakyat. Harapannya, beban mental pegawai negeri yang selama ini terpaksa berjauhan dengan orang terkasih bisa segera terangkat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, menjadi salah satu pihak yang paling vokal menyambut kebijakan ini. Ia melihat fenomena long distance marriage atau pernikahan jarak jauh di kalangan ASN bukanlah masalah sepele.

Selama ini, banyak pegawai terjebak dalam dilema antara pengabdian negara dan keutuhan rumah tangga. Netty percaya, jika beban psikologis ini berkurang, performa mereka di lapangan justru bakal melonjak drastis.

Menekan Stres demi Kualitas Layanan

“Semoga ini meminimalisasi persoalan akibat long distance marriage yang dialami ASN,” ujar Netty dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu, 25 Juli 2026. Baginya, kesehatan mental pegawai adalah kunci dari pelayanan publik yang prima. Sulit mengharapkan pelayanan yang tulus dan maksimal dari seseorang yang jiwanya sedang tertekan karena harus meninggalkan keluarga demi tugas negara.

Ia menekankan bahwa kondisi psikologis yang stabil adalah modal utama untuk bekerja. Jika beban emosional akibat pemisahan jangka panjang bisa dikurangi, fokus pegawai tidak akan lagi terpecah. Pekerjaan pun bisa diselesaikan dengan lebih optimal.

Selama ini, isu kesehatan mental di sektor birokrasi sering kali luput dari perhatian. Padahal, dampak buruknya bagi kesejahteraan pegawai sangat nyata dan berujung pada penurunan kualitas layanan kepada masyarakat luas.

Kebijakan ini menjadi upaya konkret negara untuk mulai melirik sisi manusiawi dari para abdi negara. Bukan sekadar urusan administrasi, tapi menyentuh esensi kebahagiaan pegawai di luar jam kantor. Selama ini, sistem penempatan ASN sering kali dianggap kaku dan tidak memberikan ruang bagi mereka untuk menyeimbangkan antara tanggung jawab pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Mengubah Paradigma Penempatan

Penugasan ASN ke pelosok daerah yang jauh dari tempat tinggal keluarga sudah lama menjadi dilema klasik. Di satu sisi, negara memang butuh distribusi pegawai yang merata demi menjalankan roda pemerintahan di berbagai wilayah.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda