JAKARTA — perselingkuhan Gavin Newsom kembali mencuat setelah Ruby Rippey, perempuan yang dulu menjadi stafnya, buka suara untuk pertama kalinya dalam 20 tahun. Dalam esai di Vanity Fair yang terbit pada Selasa, Rippey mengisahkan hubungan gelap itu terjadi saat Newsom masih menjabat Wali Kota San Francisco.
Kisah lama ini tidak sekadar membuka kembali urusan pribadi. Ia ikut menyeret isu karakter di saat Newsom, yang kini menjabat gubernur California, sedang dipandang sebagai salah satu tokoh yang berpeluang maju dalam pemilihan presiden 2028.
Bagi publik politik Amerika, ini bukan cuma cerita masa lalu. Ini soal bagaimana rekam jejak pribadi kembali dipakai untuk mengukur kelayakan seorang calon pemimpin.
Pengakuan Ruby Rippey di Vanity Fair
Rippey, kini 54 tahun, menulis bahwa hubungan itu berlangsung pada 2005-2006 dan “mencabik hidup saya menjadi berkeping-keping.” Ia juga menyebut dirinya sedang berusaha memegang pekerjaan, pernikahan, bayi, dan affair sambil minum alkohol serta memakai kokain.
“I had been trying to hold together a job, a marriage, a baby, and an affair while drinking and using cocaine,” tulis Rippey. Ia menggambarkan hubungan itu bukan sebagai cinta, melainkan “an intoxication.”
Dalam esai itu, Rippey mengatakan dampak terbesar justru datang setelahnya. Ia menulis bahwa dibutuhkan sesuatu yang “catastrophic” untuk memaksa dirinya menghadapi masalah minum yang sudah spiraling. Kini, ia mengatakan sudah 20 tahun sober.
Ia juga mengakui tanggung jawab atas tindakannya. Namun, di akhir esainya, Rippey menulis kalimat yang terasa keras: “Power does not distribute consequences evenly.”
Awal hubungan dan titik yang memicu skandal
Menurut Rippey, hubungan itu bermula pada musim panas 2005, tak lama setelah ia melahirkan seorang putra bersama Alex Tourk, suaminya saat itu sekaligus manajer kampanye Newsom. Ia mengaku kerap datang ke penthouse Newsom di kawasan Russian Hill, San Francisco, atau ke kamar di W Hotel saat berada di Los Angeles.
Rippey menulis bahwa pertemuan-pertemuan itu sering berlangsung dalam suasana mabuk. “We meet and we drink. There is sex, but it isn’t the point. The point is proximity,” tulisnya. Malam yang ia sebut sebagai awal semuanya terjadi pada 2 Juli 2005, di pernikahan staf City Hall di Napa Valley.
Dalam narasinya, Rippey menggambarkan momen yang tampak sepele namun berujung panjang. Ia menyebut dirinya dan Newsom berada di lorong sempit di luar kamar mandi, saling menatap lebih lama dari yang semestinya. Setelah itu, ia menulis bahwa malam berlanjut hingga ia masuk ke mobil dinas Newsom menuju The Carneros Inn.
Versi Newsom dan bantahan Rippey
Newsom sebelumnya sudah menyinggung peristiwa itu dalam memoar terbarunya. Ia mengakui dirinya dan Rippey “drinking too much” dan menyebut hubungan itu “the stupidest and also briefest of affairs.” Ia juga menulis bahwa setahun kemudian Rippey memilih jujur kepada kelompok 12-step miliknya.
Namun Rippey membantah cara Newsom menuliskan urutan pengakuan itu. Ia menilai memoar Newsom memberi kesan bahwa sang gubernur-lah yang lebih dulu “came clean” kepada Alex Tourk. “It reads—to me, at least—as a version of events that gives him credit for something I had already done,” tulis Rippey.
Di sisi lain, kantor gubernur California merespons dengan menyatakan Newsom “has acknowledged his role and publicly apologized for his conduct nearly two decades ago when he was still mayor.” Kantor itu juga mengatakan Newsom sudah menikah, membangun keluarga, dan fokus melayani warga California. Tidak ada tambahan keterangan yang disampaikan.
Skandal ini pernah meledak pada Februari 2007, saat hubungan itu menjadi publik. Ketika itu, Newsom sedang berpacaran dengan Jennifer Siebel, yang kini menjadi istrinya. Dalam tulisan Rippey, ia juga menyinggung bagaimana gerakan #MeToo membuat dirinya dipandang sebagai bawahan tak berdaya, padahal ia menolak gambaran itu sebagai satu-satunya penjelasan.
Rippey kini bilang hubungannya dengan mantan suami sudah baik. Mereka berbagi tanggung jawab membesarkan anak, dan ia bahkan hadir di pernikahan sang mantan suami dengan sahabat dekat mereka. Di titik ini, kisah lama itu kembali menemukan panggung baru, dan waktunya tidak kebetulan: Newsom mendekati akhir masa jabatan gubernur, sementara nama politiknya terus dikaitkan dengan 2028.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.