Kamis, 10 September 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Konvensi tengah semester Trump Dikritik: Mahal, Sepi, dan Tabrak NFL

Konvensi tengah semester Trump dikritik karena tiket mahal
Konvensi tengah semester Trump di Dallas dikritik karena tiket mahal, minat rendah, dan jadwal bentrok dengan NFL. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — konvensi tengah semester Trump yang pertama kali digelar Partai Republik di Dallas, Texas, pada 9 dan 10 September menuai kritik dari internal partai sendiri. Acara di American Airlines Center itu disebut sejumlah operatif GOP sebagai jebakan biaya mahal, minim minat, dan buruk secara citra, menurut laporan baru yang dikutip Puck News.

Masalahnya bukan cuma soal panggung politik. Konvensi ini datang hanya beberapa bulan sebelum pemilu sela November, saat setiap gerak Donald Trump dan Partai Republik akan dibaca sebagai sinyal kekuatan atau justru beban bagi kandidat di daerah rawan.

Konvensi tengah semester Trump memicu kritik dari dalam partai

Trump mengumumkan acara itu di Truth Social pada Juni. Ia menulis, “We are going to celebrate the GREAT AMERICAN COMEBACK, and the incredible successes of the American People who transformed our Country through the America First Agenda,” lalu menambahkan, “It will be a RALLY like none other!”

Tapi narasi di lapangan jauh lebih dingin. Menurut Puck News, seorang strategis GOP menyebut acara itu “s*** show”. Seorang strategis Partai Republik lainnya bahkan menyebutnya sebagai “yet another opportunity to shake down corporate America”, menyorot keberadaan sponsor korporasi di acara yang tidak menjadwalkan bisnis resmi partai.

Biaya tiket juga jadi sumber ganjalan. Menurut tiga sumber yang berbicara kepada outlet itu, National Republican Campaign Committee meminta anggota DPR membayar $25,000 untuk diri mereka sendiri dan satu pendamping. Di level atas, sebagian legislator diminta menyumbang $100,000. Namun minat untuk hadir disebut sangat kecil.

Jadwal Dallas dan tarif tinggi bikin banyak pihak ragu

Masalah citra makin bertambah karena waktu penyelenggaraan. Acara itu dijadwalkan sehari sebelum peringatan 25 tahun serangan teroris 11 September 2001. Bagi sebagian operatif, pilihan tanggal itu terasa janggal untuk acara pesta politik besar.

Seorang strategis kampanye mengatakan, “Nobody understands why we’re doing a midterm convention,” seraya menilai acara itu hanya akan menjadi pertunjukan lain dari Trump yang kembali mengingatkan pemilih bahwa ia masih berada di pusat panggung. “It’s just another show that Trump is going to put on to remind the voters that he is sitting there, and maybe they don’t want to be reminded of that.”

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda