Kamis, 30 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Panduan Cryptocurrency Trading 2026: Pemula Wajib Baca

Panduan cryptocurrency trading 2026 untuk pemula
Panduan Cryptocurrency Trading 2026: Pemula Wajib Baca. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Pasar cryptocurrency tahun 2026 kembali bergairah, menarik minat banyak investor baru yang ingin mencoba peruntungan. Namun, volatilitas tinggi di pasar ini kerap membuat pemula ragu. Memahami dasar-dasar trading crypto adalah kunci untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan potensi keuntungan.

Artikel ini akan memandu Anda memulai perjalanan trading crypto dari nol, meliputi definisi, langkah-langkah, strategi populer, hingga risiko yang perlu diwaspadai agar tidak ‘boncos’.

Memahami Apa Itu Cryptocurrency Trading

Cryptocurrency trading adalah aktivitas jual beli aset digital seperti Bitcoin, Ethereum, atau Solana, dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari selisih harga dalam jangka pendek. Berbeda dengan investasi kripto yang berorientasi jangka panjang, trading lebih fokus pada pergerakan harga harian, mingguan, atau bahkan jam-jaman.

Misalnya, seseorang membeli Bitcoin seharga Rp1 miliar. Seminggu kemudian, harga Bitcoin naik menjadi Rp1,1 miliar. Ketika aset tersebut dijual, profit sebesar Rp100 juta didapatkan dari selisih harga jual dan beli.

5 Langkah Mudah Memulai Trading Crypto 2026

Bagi pemula, ada lima langkah sederhana yang bisa diikuti untuk memulai trading crypto:

  1. Pilih Bursa (Exchange) Legal: Penting untuk menggunakan platform yang terdaftar dan diawasi di Indonesia. Beberapa pilihan populer di Indonesia antara lain Indodax, Tokocrypto, dan Pintu. Untuk platform global, Anda bisa mempertimbangkan Binance atau Bybit.
  2. Daftar & KYC (Know Your Customer): Setelah memilih bursa, lakukan pendaftaran akun dan proses verifikasi identitas (KYC). Siapkan KTP dan lakukan swafoto sesuai instruksi. Proses ini umumnya memakan waktu sekitar 10 menit.
  3. Deposit Dana: Setelah akun terverifikasi, Anda bisa menyetor dana awal. Sebagian besar bursa memungkinkan deposit dalam mata uang Rupiah dengan nominal yang relatif kecil, bahkan mulai dari Rp10 ribu.
  4. Pilih Aset (Koin): Sebagai permulaan, disarankan untuk memilih koin-koin dengan kapitalisasi pasar besar dan fundamental yang kuat seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), atau Solana (SOL). Hindari koin-koin meme atau koin baru yang belum teruji volatilitasnya.
  5. Beli & Jual dengan Limit Order: Untuk keamanan dan menghindari keputusan impulsif, gunakan fitur Limit Order saat membeli atau menjual. Ini memungkinkan Anda menetapkan harga spesifik di mana transaksi akan dieksekusi, berbeda dengan Market Order yang langsung mengeksekusi di harga pasar saat itu. Hindari Fear of Missing Out (FOMO) saat harga sedang melonjak tinggi.
Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda