BANGKA BARAT, JOURNALARTA.COM – Penangkapan narkoba Bangka Barat kembali terjadi di kawasan pesisir Mentok. Sat Polairud Polres Bangka Barat mengamankan seorang buruh harian lepas berinisial A alias Sangkut (42) pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, lalu menyita 18 paket sabu beserta barang bukti lain dari tangan dan kontrakan pelaku.
Petugas bergerak di kawasan pesisir Pantai Dusun Selindung, Desa Air Putih, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Dari lokasi awal penangkapan, penyidik kemudian menelusuri tempat tinggal tersangka di kontrakan Kampung Puput, Kelurahan Sungai Daeng, dan menemukan barang bukti tambahan di sana.
Penangkapan narkoba Bangka Barat berawal dari pesisir
Saat penggeledahan di lokasi pertama, petugas menemukan satu kotak permen Happydent yang berisi satu plastik klip besar berisikan 17 paket kecil kristal bening yang diduga sabu. Barang itu tersimpan di dalam tas ransel hitam yang dibawa pelaku.
Langkah lanjutan dilakukan ke kontrakan tersangka. Penggeledahan di rumah itu berlangsung secara sah dan disaksikan Ketua RW, Ketua RT, serta perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat setempat. Dari pengembangan itu, polisi kembali menemukan 1 paket sabu tambahan. Total yang diamankan menjadi 18 paket.
Polisi juga menyita barang lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika. Di antaranya 1 bal plastik klip bening kosong, 1 kotak buah atau kotak senter, 1 unit timbangan digital, 2 unit alat hisap atau bong, 1 unit HP Android merk Oppo A57 warna hitam, dan 1 buah tas ransel berwarna hitam.
Barang bukti dibawa ke Sat Polairud
Seluruh barang bukti kini berada dalam penguasaan penyidik di Markas Komando Sat Polairud Polres Bangka Barat. Tersangka A alias Sangkut juga sudah dibawa untuk menjalani rangkaian proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.
Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menegaskan pengungkapan ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam menekan peredaran gelap narkotika, terutama di wilayah pesisir yang dinilai rawan dijadikan jalur pergerakan barang haram.
“Polres Bangka Barat tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi para pelaku peredaran narkotika. Kami akan terus memperketat pencegahan dan penindakan, tak terkecuali di wilayah pesisir yang menjadi salah satu titik fokus pengawasan kami,” tegas Yos mewakili Kapolres.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.