JAKARTA — minyak zaitun kembali dibahas setelah dr Zaidul Akbar menyarankan konsumsi satu sendok makan sebelum tidur malam. Lewat tayangan di kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official, ia menyebut jenis minyak ini membantu fungsi jantung dan menekan kolesterol.
Pesan itu muncul di tengah kekhawatiran banyak orang terhadap minyak goreng yang kerap dikaitkan dengan gangguan jantung dan lonjakan kolesterol. VIVA menulis, risiko itu bahkan makin tinggi bila minyak dipakai berulang kali lewat proses pemanasan berkali-kali.
Minyak zaitun dan klaim manfaatnya
Dalam penjelasannya, dr Zaidul Akbar menegaskan bahwa tidak semua minyak buruk bagi tubuh. Ada jenis minyak yang justru sehat dan aman dikonsumsi, bahkan ia menyarankan minyak itu diminum menjelang tidur malam.
“Salah satu minyak terbaik yang bisa digunakan untuk meningkatkan fungsi jantung, mengatasi kolesterol,” ungkap dr Zaidul Akbar pada tayangan YouTube dr Zaidul Akbar Official.
Minyak yang dimaksud adalah minyak zaitun. Menurut penjelasan yang dikutip VIVA, dr Zaidul Akbar menganjurkan satu sendok makan minyak zaitun pada malam hari sebelum tidur. Porsinya kecil. Tapi, menurut dia, kebiasaan ini menyimpan manfaat besar untuk kesehatan jantung dan kolesterol.
Ia juga menyebut minyak zaitun punya dasar ilmiah karena mengandung asam lemak tak jenuh yang bermanfaat bagi tubuh. Dalam tayangan itu, ia mengatakan, “Minyak zaitun ini baru sains ternyata menjelaskan dia mengandung yang namanya MUFA, monounsaturated fatty acid.”
Kenapa anjuran ini relevan
Anjuran seperti ini menarik perhatian karena banyak orang sudah terbiasa menghindari lemak sama sekali. Padahal, sumber lemak tidak selalu punya dampak yang sama. Minyak zaitun ditempatkan sebagai contoh bahwa ada minyak yang justru dipandang lebih aman dibanding minyak yang dipanaskan berulang kali.
Bagi pembaca yang sedang menjaga pola makan, pesan utamanya cukup jelas: kualitas minyak ikut menentukan beban yang diterima tubuh. Jika pilihan minyak lebih baik, kebiasaan kecil seperti satu sendok makan sebelum tidur bisa menjadi bagian dari rutinitas harian yang lebih tertata.
Di titik ini, yang dibicarakan bukan sekadar tren konsumsi minyak. Ada kaitan langsung dengan upaya menjaga jantung dan mengendalikan kolesterol, dua hal yang sering jadi perhatian ketika pola makan mulai berubah atau saat orang ingin memperbaiki kebiasaan makan malam.
Kapan dr Zaidul Akbar menyarankan minyak zaitun
Dr Zaidul Akbar tak hanya menyarankan minyak zaitun pada malam hari. Ia juga merekomendasikan minum minyak zaitun saat baru bangun pagi dan ketika menyantap hidangan sahur.
“Ketika malam mau tidur, minumlah zaitun satu sendok makan,” tandasnya.
Rujukan ini membuat minyak zaitun diposisikan bukan sebagai pelengkap masakan semata, melainkan bagian dari pola konsumsi yang lebih rutin. Namun, VIVA dalam laporannya tetap menegaskan bahwa anjuran itu datang dari penjelasan dr Zaidul Akbar di kanal YouTube miliknya, bukan dari hasil pembahasan medis dalam artikel yang sama.
Karena itu, pembaca perlu melihatnya sebagai saran konsumsi yang disampaikan dalam konteks edukasi kesehatan ala dr Zaidul. Sumbernya jelas, jumlahnya jelas, dan waktunya juga spesifik: satu sendok makan sebelum tidur malam.
Dampaknya buat kebiasaan makan sehari-hari
Soal minyak memang sering dianggap sepele. Padahal, pilihan minyak bisa ikut membentuk pola makan jangka panjang. Bila seseorang terbiasa memakai minyak yang dipanaskan berkali-kali, risikonya berbeda dengan penggunaan minyak yang dikenal lebih sehat seperti minyak zaitun.
Di sinilah letak relevansinya untuk banyak orang Indonesia. Minyak zaitun tidak lagi dipandang hanya untuk salad atau menu tertentu. Dalam pesan dr Zaidul Akbar, minyak ini justru bisa masuk ke rutinitas malam, pagi, dan sahur dengan takaran yang sederhana.
Kalimatnya tegas, dan mudah diingat. “Salah satu minyak terbaik yang bisa digunakan untuk meningkatkan fungsi jantung, mengatasi kolesterol,” ujar dr Zaidul Akbar. Dari sana, minyak zaitun diposisikan sebagai pilihan yang dekat dengan kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar bahan dapur yang jarang dipikirkan.
VIVA mencatat, minyak yang dimaksud adalah minyak zaitun, sedangkan dasar penjelasannya merujuk pada kandungan MUFA atau monounsaturated fatty acid. Dengan begitu, poin yang paling menonjol dari anjuran ini bukan cuma kapan meminumnya, tetapi juga alasan kenapa minyak zaitun dianggap punya nilai lebih bagi jantung dan kolesterol.
“Ketika malam mau tidur, minumlah zaitun satu sendok makan,” tandasnya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.