Sabtu, 1 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Perlucutan senjata Hamas Dipuji Trump, tapi Syaratnya Berat

Perlucutan senjata Hamas dibahas dalam kesepakatan Gaza
Trump mengklaim Hamas setuju melucuti senjata dalam kesepakatan Gaza, tapi pelaksanaannya masih diperdebatkan. (Ilustrasi: AI)

WASHINGTON — perlucutan senjata Hamas kembali jadi pusat perhatian setelah Presiden Donald Trump pada Jumat menegaskan kelompok itu sudah sepakat menyerahkan senjata dan melepas kendali atas Gaza kepada pemerintahan Palestina yang baru. Trump menyebut langkah itu sebagai tonggak penting dalam upaya yang sudah lama mandek untuk mengakhiri perang di wilayah tersebut.

Namun, kesepakatan itu belum berdiri kokoh. Hamas mengatakan baru akan mulai melucuti senjata jika Israel menghentikan seluruh operasi militernya di Gaza, sementara pejabat Israel menyambutnya dengan nada ragu dalam sejumlah wawancara pada Jumat. Proses ini langsung memunculkan pertanyaan: apakah kesepakatan benar-benar jalan, atau justru kembali tersendat di fase paling krusial.

Trump sebut Israel puas, Hamas minta syarat dipenuhi

Trump awalnya mengumumkan kesepakatan itu lewat unggahan di Truth Social pada Kamis malam. Dalam pernyataannya, ia menyebut perlucutan senjata Hamas akan diikuti penarikan pasukan Israel dan kerja sama dengan International Stabilization Force bersama kepolisian Palestina yang baru untuk menjaga keamanan Gaza.

Di pertemuan kabinet pada Jumat di Camp David, Maryland, Trump mengakui implementasi kesepakatan itu bisa naik-turun. “It’s a very complex situation over there,” kata Trump. “The people are very complex and difficult.” Ia juga menambahkan bahwa Israel “very happy” dengan kesepakatan itu.

Trump kemudian mengatakan Board of Peace akan menerima senjata Hamas saat kelompok itu menyerahkannya. Badan ini dibentuk pemerintahan Trump tahun lalu untuk mengawasi pembicaraan dengan Hamas dan Israel mengenai masa depan Gaza.

Isi rencana 15 poin dan taruhannya bagi Gaza

Rencana yang disetujui pada Kamis itu disebut memuat roadmap 15 poin. Isinya mencakup keamanan, tata kelola, rekonstruksi, pengerahan pasukan penjaga perdamaian internasional, dan penarikan Israel. Menurut laporan The Independent, rencana ini juga dikaitkan dengan usulan yang lebih luas untuk mengakhiri perang di Gaza.

Hamas, menurut pernyataan Jumat, menyatakan pendekatannya terhadap proposal itu dengan “responsibility and positivity”. Kelompok ini bahkan menyetujui pelucutan bertahap sejumlah persenjataan, termasuk police weapons, heavy weapons, military production sites, weapons depots and tunnels, personal weapons and the weapons of militias.

Halaman:123Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda