BANDUNG BARAT — Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv, memanfaatkan masa reses untuk turun langsung menemui masyarakat di Kabupaten Bandung Barat. Berbagai persoalan dikemukakan warga—dari penerangan jalan umum (PJU) yang minim, ketahanan pangan, hingga sektor kesehatan.
Sejak 22 Juli 2026, Rajiv menggelar rangkaian kegiatan dialog dengan masyarakat. Momentum ini dinilai krusial untuk mendengarkan aspirasi langsung dan memastikan setiap masukan menjadi modal kebijakan di Senayan.
“Momentum reses sangat krusial bagi saya untuk kembali hadir bersilaturahmi dan menyerap langsung seluruh aspirasi masyarakat di Kabupaten Bandung Barat tanpa jarak. Semua masukan ini akan menjadi modal utama saya dalam menjalankan fungsi representasi di Senayan,” ujar Rajiv dalam keterangan tertulis, Sabtu (1 Agustus 2026).
Penerangan Jalan Jadi Fokus Utama
Dalam rangkaian kegiatan, Rajiv berdiskusi dengan mahasiswa yang tengah menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Bandung Barat. Di kesempatan itu, seorang mahasiswi menyampaikan aspirasi warga mengenai penerangan jalan umum yang sangat minim.
Minimnya PJU dinilai membuat sejumlah wilayah gelap pada malam hari dan rawan dari segi keamanan. Kondisi ini menjadi catatan penting bagi Rajiv. Ia berkomitmen akan mengkoordinasikan aspirasi tersebut dengan instansi terkait.
“Kepekaan generasi muda terhadap lingkungan tempat mereka mengabdi ini memberikan energi positif tersendiri bagi saya. Aspirasi terkait penerangan jalan ini menjadi catatan penting yang akan segera saya koordinasikan, karena keamanan dan kenyamanan warga adalah hal yang utama,” kata Rajiv.
Ketahanan Pangan & Edukasi Gizi
Pada hari yang sama, Rajiv menggelar silaturahmi bersama warga Desa Ganjarsabar, Kecamatan Nagreg. Dalam kegiatan tersebut, ia menyerap aspirasi terkait ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat.
Sebagai anggota Komisi IV yang membidangi sektor pangan dan agromaritim, Rajiv mendorong Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN). Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein dan gizi seimbang, sekaligus memperkuat sektor perikanan nasional.
“Reses bukan hanya menjadi momentum untuk menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga menghadirkan edukasi dan kepedulian terhadap kesehatan serta ketahanan pangan masyarakat. Mari bersama kita bangun kesadaran masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan sebagai sumber gizi yang baik bagi keluarga, sekaligus mendukung potensi perikanan Indonesia,” ujar Rajiv.
Selama reses, Rajiv juga berdialog dengan kelompok tani dan meninjau infrastruktur pertanian. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan para petani memperoleh dukungan dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.
“Saya harus memastikan masyarakat Bandung Barat mendapatkan haknya sebagai rakyat Indonesia, serta harus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan serta kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Rajiv menegaskan akan terus mengawal setiap aspirasi masyarakat agar dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang memberikan manfaat nyata. Tanggung jawab sebagai wakil rakyat, katanya, adalah bekerja nyata dan memberikan manfaat kepada masyarakat. “Terus hadir, terus mendengar, dan terus memperjuangkan aspirasi rakyat,” pungkasnya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.