Minggu, 2 Agustus 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Anggota DPRD Sulsel Nyatakan Komitmen Kembalikan Gajinya untuk Masyakarat

Anggota DPRD Sulsel Nyatakan Komitmen Kembalikan Gajinya untuk Masyakarat
Anggota DPRD Sulsel Nyatakan Komitmen Kembalikan Gajinya untuk Masyakarat

MAKASSAR — dr. Fadli Ananda, anggota DPRD Sulawesi Selatan yang juga dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi, membuat keputusan kontras. Gaji yang diterimanya sebagai wakil rakyat akan dikembalikan seluruhnya kepada masyarakat, bukan disimpan untuk diri sendiri.

Komitmen itu bukan slogan kampanye yang dibuang setelah pemilu. Fadli sudah memikirkannya jauh sebelum mencalonkan diri pada Pemilu 2024. Justru, ia sengaja tidak mengumumkan janji ini saat berkampanye karena lebih percaya pada tindakan nyata ketimbang perkataan di podium.

“Hak itu melekat, tetapi tanggung jawab moral juga ikut melekat,” kata Fadli dalam keterangannya, Minggu (2 Agustus 2026). “Sebelum saya mencalonkan diri sebagai anggota DPRD, saya sudah niatin gaji saya ke depannya insyaallah saya mau serahkan kembali ke masyarakat. Tapi saya enggak bilang sama masyarakat, karena saya enggak mau menjadikan itu janji pada saat kampanye.”

Setelah resmi menjabat, komitmen tersebut mulai diwujudkan secara konkret. Fadli menyalurkan gaji DPRD-nya dalam bentuk bantuan kepada pasien, khususnya ibu dan anak yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit. Program ini dirancang dengan mekanisme undian untuk memastikan keadilan dan jangkauan yang lebih luas bagi penerima manfaat.

Program Bantuan Terukur

Proses penyaluran dana tidak berjalan semena-mena. Fadli dan timnya melakukan perenungan mendalam untuk menentukan cara paling efektif agar gaji anggota dewan bisa benar-benar kembali ke masyarakat. Setelah mengevaluasi berbagai opsi, mereka memilih fokus pada pasien rawat inap di rumah sakit.

“Awalnya saya dan tim berpikir keras bagaimana agar gaji sebagai anggota dewan bisa dikembalikan ke masyarakat. Setelah meramu banyak cara, kami merasa cara terbaik saat ini adalah memberikan sejumlah bantuan kepada pasien yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit,” tuturnya.

Meski Fadli mengakui bahwa nilai bantuan mungkin tidak terlalu besar, ia menekankan bahwa setiap rupiah dapat disalurkan dan memberi manfaat. Pilihan sektor kesehatan sejalan dengan latar belakang profesionalnya sebagai dokter — bidang tempat dia memahami langsung kebutuhan masyarakat yang mengalami beban finansial akibat sakit.

Tanggung Jawab Moral Anggota Dewan

Keputusan Fadli membuka pertanyaan lebih luas tentang bagaimana anggota DPRD memandang tanggung jawab mereka. Gaji yang diterima adalah hak konstitusional, tetapi pengembaliannya kepada masyarakat adalah pilihan moral yang jarang dilakukan secara konsisten dan transparan.

Pendekatan Fadli juga menarik perhatian karena bukan sekadar retorika atau janji manis di musim pemilu. Komitmen ini diwujudkan melalui tindakan konkret setelah masa jabatan dimulai, yang menunjukkan keseriusan dalam melaksanakan amanah rakyat.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda