Senin, 3 Agustus 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Perbedaan Pesawat Tempur F-35A, F-35B, F-35C: Mana yang Paling Canggih?

perbedaan f-35a f-35b f-35c spesifikasi jet tempur lightning ii
Perbedaan Pesawat Tempur F-35A, F-35B, F-35C: Mana yang Paling Canggih?. Credit: Dok. JournalArta

F-35B adalah varian yang dikenal dengan kemampuannya melakukan lepas landas pendek (Short Take Off) dan mendarat secara vertikal (Vertical Landing/STOVL), mirip helikopter. Varian ini menjadi pilihan utama US Marine Corps, Royal Air Force Inggris, dan Angkatan Laut Italia, karena fleksibilitasnya beroperasi dari kapal serbu amfibi atau landasan pacu yang terbatas.

Kemampuan STOVL ini didukung oleh adanya kipas pengangkat (Lift Fan) di belakang kokpit dan nosel mesin yang dapat berputar ke bawah, memberikan daya dorong vertikal. F-35B merupakan varian terberat di antara ketiganya karena penambahan sistem Lift Fan tersebut. Tangki bahan bakarnya paling kecil, hanya 6.307 kg, sehingga jangkauannya paling pendek, sekitar 1.670 km. Tak heran, harganya pun paling mahal, berkisar antara $101 hingga $130 juta per unit. F-35B membawa meriam 25mm dalam pod eksternal.

F-35B cocok untuk operasi dari kapal-kapal LHD/LHA yang tidak memiliki ketapel, menyediakan dukungan udara jarak dekat di berbagai medan.

F-35C Lightning II: Varian Kapal Induk untuk Angkatan Laut

F-35C dirancang khusus untuk operasi dari kapal induk besar yang dilengkapi sistem ketapel (CATOBAR). Varian ini secara eksklusif digunakan oleh US Navy.

Karakteristiknya meliputi sayap yang lebih besar, dengan bentang 43 ft (sekitar 13.1 m), yang dapat dilipat untuk menghemat ruang di dek kapal induk. Sayap ini lebih besar sekitar 5 ft dari varian A dan B, dan memberikan stabilitas lebih baik pada kecepatan rendah. Rangka pesawat F-35C juga diperkuat untuk menahan beban pendaratan yang berat di kapal induk, serta dilengkapi kait penangkap (arresting hook) untuk menahan pesawat saat mendarat dengan bantuan kabel. Dengan tangki internal terbesar, 8.391 kg, F-35C memiliki jangkauan operasional sekitar 2.090 km, menjadikannya ideal untuk misi maritim jarak jauh. Pesawat ini juga dilengkapi meriam internal 25mm.

Namun, F-35C sangat bergantung pada infrastruktur kapal induk super carrier yang dilengkapi ketapel untuk lepas landas dan kabel penahan saat pendaratan. Ini membatasi kemampuan operasionalnya hanya pada jenis kapal induk tertentu.

Varian ini sangat vital untuk dominasi laut dan proyeksi kekuatan dari kapal induk.

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda