JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Boeing F-15EX Eagle II resmi menjadi salah satu jet tempur baru yang akan memperkuat TNI Angkatan Udara. Jet tempur ini akan menggantikan armada F-15C/D milik US Air Force yang mulai menua, dengan Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian 24 unit.
Meskipun desain dasarnya berasal dari era 1970-an, F-15EX dijuluki “Eagle II” karena dilengkapi avionik dan sistem misi setara jet tempur generasi kelima. Pesawat ini menonjol berkat kapasitas senjatanya yang masif, mampu membawa 22 rudal udara-ke-udara AIM-120 AMRAAM, menjadikannya “gudang rudal” yang ideal untuk mendukung operasi jet tempur siluman seperti F-35.
Detail Spesifikasi F-15EX Eagle II
F-15EX Eagle II merupakan varian terbaru dari keluarga F-15 Eagle buatan Boeing. Berbeda dari F-15E Strike Eagle, varian EX ini berfokus pada superioritas udara dan kemampuan membawa beban senjata yang sangat besar. US Air Force bahkan menjulukinya sebagai “kapal induk di udara” karena kapasitas senjatanya.
Pesawat ini dirancang dengan struktur baru yang memiliki umur pakai hingga 20.000 jam terbang, empat kali lebih lama dari F-15C. Artinya, F-15EX dapat dioperasikan hingga tahun 2050-an, memberikan nilai investasi jangka panjang bagi angkatan udara penggunanya. Berikut adalah spesifikasi lengkapnya:
| Kategori | Spesifikasi |
|---|---|
| Produsen | Boeing Defense |
| Awak | 1 atau 2 orang |
| Kecepatan Maks | Mach 2.5+ / 2.650 km per jam |
| Jangkauan | 3.900 km dengan tangki eksternal |
| Langit-langit Terbang | 18.300 meter |
| Radar | Raytheon APG-82(V)1 AESA |
| Sistem EW | BAE Systems Eagle Passive Active Warning Survivability System / EPAWSS |
| Kokpit | Digital Glass Cockpit layar besar seperti F-35 |
| Kapasitas Senjata | 13.500 kg di 12 titik gantung + 2 conformal |
| Meriam | M61 Vulcan 20mm |
Keunggulan Utama F-15EX untuk TNI AU
Kapasitas senjata F-15EX adalah salah satu keunggulan terbesar, mampu membawa 22 rudal udara-ke-udara AIM-120 AMRAAM. Kapasitas ini paling banyak di dunia untuk kategori jet tempur. Dari segi avionik, pesawat ini menggunakan komputer misi, radar AESA, dan sistem perang elektronik yang setara dengan F-18 Super Hornet Block III dan mirip dengan F-35. Kemampuan sensor fusion dan berbagi data menjadikan F-15EX sangat adaptif di medan perang modern.
Selain itu, biaya operasi F-15EX juga lebih efisien, sekitar $29.000 per jam terbang, lebih murah dibandingkan F-35 yang mencapai $36.000. Efisiensi ini penting untuk operasi patroli udara rutin. F-15EX juga merupakan satu-satunya jet tempur non-bomber yang dapat membawa rudal hipersonik berukuran besar di bawah badan pesawat, memberikan kapabilitas serangan strategis yang signifikan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.