JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Jet tempur F-35 Lightning II, yang sering dijuluki “jet tempur paling canggih di dunia” buatan Lockheed Martin, ternyata hadir dalam tiga varian berbeda: F-35A, F-35B, dan F-35C. Meski sepintas terlihat sama, ketiganya dirancang untuk misi, cara lepas landas, dan pengguna yang spesifik.
Setiap varian ini memiliki karakteristik unik yang membedakannya, mulai dari kemampuan operasional hingga spesifikasi teknisnya. Perbedaan ini krusial untuk memahami fleksibilitas dan adaptasi F-35 dalam berbagai skenario pertempuran di udara, laut, dan darat.
Tabel Perbandingan F-35A vs F-35B vs F-35C
| Spesifikasi | F-35A (CTOL) | F-35B (STOVL) | F-35C (CATOBAR) |
|---|---|---|---|
| Pengguna Utama | US Air Force & Sekutu | US Marines, Inggris, Italia | US Navy |
| Cara Lepas Landas | Konvensional Landasan | Short Take Off & Vertical Landing | Catapult dari Kapal Induk |
| Cara Mendarat | Konvensional Landasan | Vertical Landing | Ditahan kabel di Kapal Induk |
| Panjang Sayap | 35 ft / 10.7 m | 35 ft / 10.7 m | 43 ft / 13.1 m (Lipat) |
| Berat Kosong | Paling Ringan | Paling Berat | Sedang |
| Tangki Internal | 8.278 kg | 6.307 kg | 8.391 kg |
| Jangkauan | Paling Jauh (~2.220 km) | Paling Pendek (~1.670 km) | ~2.090 km |
| Harga Perkiraan | $79 juta | $101 – $130 juta | $94 juta |
| Senjata Internal | Meriam 25mm Internal | Meriam 25mm Pod Eksternal | Meriam 25mm Internal |
CTOL: Conventional Take Off and Landing
STOVL: Short Take Off and Vertical Landing
CATOBAR: Catapult Assisted Take Off But Arrested Recovery
F-35A Lightning II: Varian Standar Angkatan Udara
F-35A adalah varian paling umum dan sering disebut sebagai “varian standar”. Pesawat ini dirancang khusus untuk Angkatan Udara AS dan sebagian besar negara sekutu yang mengoperasikan F-35, termasuk potensi pengguna seperti Indonesia jika kelak mengakuisisinya.
Keunggulannya terletak pada bobot yang paling ringan di antara ketiga varian, membuatnya paling lincah. Dengan kapasitas tangki internal 8.278 kg, F-35A memiliki jangkauan operasional terjauh, mencapai sekitar 2.220 km. Selain itu, varian ini juga menawarkan biaya per unit paling murah, sekitar $79 juta. F-35A dilengkapi dengan meriam internal GAU-22/A 25mm di dalam badannya.
Namun, F-35A memiliki keterbatasan, yaitu membutuhkan landasan pacu yang panjang untuk lepas landas dan mendarat secara konvensional. Ini berarti F-35A tidak bisa beroperasi dari kapal induk yang tidak dilengkapi sistem ketapel.
Varian ini ideal digunakan untuk misi dominasi udara dan serangan darat, beroperasi dari pangkalan di darat.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.