Senin, 3 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Trump Serang Pirro soal Reflecting Pool Washington

Reflecting Pool Washington jadi sorotan usai kasus vandalisme
Kasus Reflecting Pool memicu silang pendapat Trump dan Jaksa Jeanine Pirro. (Ilustrasi: AI)

Ia menambahkan, “Given all of this newly discovered information, it is difficult to attribute the widespread damage to the Reflecting Pool to vandalism, let alone to establish that fact beyond a reasonable doubt.”

Yang paling mengganggu Gedung Putih dan Departemen Kehakiman adalah perubahan sikap Pirro sendiri.

Saat pengumuman dakwaan bulan lalu, ia menyebut kasus itu ditopang “tremendous evidence.” Kini, ia justru menyalahkan Departemen Dalam Negeri karena memberi “less than fulsome information at the outset of the case.” Menurut pengacara pemerintah, bila DOI terbuka sejak awal, pemerintah tidak akan membawa kasus itu ke grand jury.

Dampaknya ke proyek Trump di Washington

Perkara Reflecting Pool bukan kasus tunggal. Ini bagian dari deretan proyek yang digerakkan Trump di ibu kota. Pada Mei, ia mengumumkan rencana mempercantik kolam itu musim semi ini. Perusahaan Atlantic Industrial Coatings yang berbasis di Virginia mendapat kontrak tanpa tender senilai $14.7 million untuk mengecat ulang dan melapisi tahan air lantai beton kolam.

Air kemudian dikuras. Trump memerintahkan dasar kolam dicat dengan warna yang ia sebut “American flag blue.” Namun masalah muncul hanya beberapa hari setelah proyek rampung. Potongan lapisan baru mulai terkelupas.

Dari situlah Trump langsung menuduh vandalisme, dan National Park Service kemudian melaporkan insiden pada 9 Juni kepada U.S. Park Police, dengan klaim ada pisau tajam atau silet yang memotong lapisan baru itu.

Soal ini jelas punya dampak lebih luas. Jika tuduhan vandalisme sulit dibuktikan, maka sorotan beralih ke mutu pekerjaan kontraktor, transparansi dokumen pemerintah, dan cara kasus semacam ini ditangani di Washington. Bagi publik, yang dipertaruhkan bukan hanya nasib Hearn.

Reputasi proyek Trump di pusat kekuasaan Amerika ikut dipertaruhkan, sementara tim hukumnya menyebut sedang menimbang “legal remedies” untuk klien mereka.

Trump sendiri belum menunjukkan tanda akan mundur. Ia menilai video keamanan yang dirilis memperlihatkan material sedang dipotong dengan “a knife or a box cutter, for all to see!” Namun jika hakim menerima permintaan Pirro, perkara ini bisa resmi ditutup dan justru membuka babak baru: siapa yang sebenarnya bertanggung jawab atas kerusakan Reflecting Pool itu.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda