Senin, 3 Agustus 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Bahlil: Golkar Tak Terbiasa di Oposisi, Kita Betul-betul Berkarya

Bahlil: Golkar Tak Terbiasa di Oposisi, Kita Betul-betul Berkarya
Bahlil: Golkar Tak Terbiasa di Oposisi, Kita Betul-betul Berkarya

Gedung pertemuan di Palembang itu mendadak riuh. Ratusan kader Golkar Sumatera Selatan menatap tajam ke arah panggung saat sang Ketua Umum, Bahlil Lahadalia, mengambil mikrofon. Tidak ada keraguan dalam nada bicaranya. Ia memastikan posisi partainya di peta politik nasional sudah final. Golkar tidak akan bergeser ke barisan oposisi.

Bahlil yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan, partainya adalah garda terdepan pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Baginya, komitmen ini merupakan utang sejarah karena Golkar adalah partai pengusung utama kemenangan pasangan tersebut dalam kontestasi pilpres lalu.

Menolak Oposisi, Memilih Berkuasa

Pernyataan ini meluncur saat Bahlil membuka Musda XI DPD Golkar Sumatera Selatan pada Minggu, 2 Agustus 2026. Ia tidak menutupi fakta bahwa DNA politik Golkar memang didesain untuk menjadi bagian dari kekuasaan. Bagi Bahlil, berada di luar pemerintahan bukanlah habitat asli partai berlambang beringin ini.

“Kita Golkar memang tidak terbiasa di oposisi. Karena kita betul-betul berkarya dan mengabdi,” ucapnya di depan para kader. Baginya, istilah ‘berkarya’ bukan sekadar jargon di atas kertas, melainkan manifestasi nyata untuk mengisi kursi pemerintahan demi memastikan kebijakan pro-rakyat berjalan lancar.

Ia menekankan bahwa dukungan ini bersifat total. Tidak ada kata setengah-setengah. Fokus utamanya adalah memastikan seluruh program kerja Presiden Prabowo dan Wapres Gibran dieksekusi dengan presisi di seluruh lini, baik di tingkat pusat hingga pelosok daerah.

Golkar ingin memastikan bahwa setiap jengkal kebijakan yang menyentuh hajat hidup orang banyak mendapat kawalan penuh dari mesin politik mereka.

Sikap ini sekaligus memutus spekulasi mengenai arah politik Golkar di tengah dinamika kabinet yang terus bergerak. Bahlil menjamin kesetiaan partai tidak akan luntur selama Presiden Prabowo memegang kendali pemerintahan. “Itu dalam konteks positioning politics,” tambahnya singkat, seolah ingin menegaskan bahwa posisi partai sudah terkunci mati.

Sinergi dari Pusat hingga Daerah

Politik harus linier. Begitu pesan tersirat Bahlil kepada para kadernya di Sumatera Selatan. Ia tidak ingin melihat adanya perpecahan atau perbedaan visi antara kebijakan pusat dan apa yang terjadi di daerah. Oleh karena itu, ia mewajibkan seluruh jajaran pengurus Golkar di Sumatera Selatan untuk memberikan dukungan penuh kepada pemerintahan daerah di bawah komando Herman Deru dan Cik Ujang.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda