Senin, 9 November 2026 WIB
NASIONAL

Empat Identitas Jenazah Korban Pembantaian KKB

Empat Identitas Jenazah Korban Pembantaian KKB
Empat Identitas Jenazah Korban Pembantaian KKB

Suasana di Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, mendadak mencekam pada Minggu (2/8) malam. Lima pekerja proyek infrastruktur dari PT SHJ tewas mengenaskan setelah kamp mereka diserang habis-habisan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Mereka yang sedang melepas lelah usai beraktivitas seharian justru dihujani serangan mematikan.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Infanteri Tri Purwanto, akhirnya mengonfirmasi identitas empat dari lima korban meninggal dunia. Mereka adalah Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Alfons, dan Barengga. Identitas satu korban lainnya masih dalam proses verifikasi mendalam oleh tim medis dan aparat keamanan di lapangan.

Evakuasi yang Terus Berpacu dengan Waktu

Sejak Senin siang, proses evakuasi jenazah menjadi prioritas utama. Aparat gabungan TNI dan Polri bekerja di bawah bayang-bayang ancaman serangan susulan. Medan yang sulit dan kondisi geografis Papua yang menantang membuat pergerakan pasukan tidak mudah.

Tri Purwanto menjelaskan, hingga saat ini, tiga jenazah sudah berhasil dibawa ke RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Satu jenazah lainnya telah dievakuasi ke Karubaga untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, satu jenazah sisanya dilaporkan masih berada di titik kejadian perkara. Upaya evakuasi jenazah terakhir ini terkendala oleh faktor keamanan dan jarak tempuh yang harus dilalui pasukan di medan terbuka. Pasukan gabungan terpaksa ekstra hati-hati karena pelaku penyerangan diduga masih berada di sekitar radius lokasi kejadian.

Penyerangan terhadap pekerja proyek ini dikecam keras oleh pihak Kodam XVII/Cenderawasih. Menurut mereka, para korban adalah warga sipil yang tidak bersenjata. Kehadiran mereka di sana murni untuk membangun infrastruktur demi kepentingan masyarakat luas di pelosok Papua. Aksi tersebut dianggap sebagai tindakan keji yang melanggar hukum dan kemanusiaan.

Nasib Pekerja Lain yang Belum Diketahui

Ketegangan tidak hanya berhenti pada proses evakuasi korban tewas. Data terbaru dari otoritas mengungkap bahwa saat penyerangan terjadi, kamp PT SHJ dihuni oleh 10 orang pekerja. Selain lima orang yang dipastikan meninggal dunia, kini masih ada tiga pekerja lainnya yang belum diketahui nasibnya. Keberadaan mereka menjadi tanda tanya besar bagi pihak keluarga dan aparat.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuKuis Sejarah Hari Pahlawan: 10 Soal Pertempuran Surabaya 1945, Berapa Skormu? →
TRENDING LPDP 2027 Belum Dibuka: Status Tahap 2 2026, Timeline, Jenis Beasiswa, dan Syarat