Senin, 3 Agustus 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Legislator minta IPSI Banyuwangi jaga kondusivitas perguruan silat

Suasana latihan atlet pencak silat di pusat pelatihan daerah Banyuwangi
Pengurus IPSI Banyuwangi berkomitmen menjaga kondusivitas antarperguruan silat sekaligus meningkatkan prestasi atlet. (Ilustrasi: AI)

BANYUWANGI — Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Banyuwangi melalui peran aktif Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi IPSI Jawa Timur, ia meminta pengurus IPSI Banyuwangi periode 2026-2030 agar memastikan tidak ada gesekan antarperguruan silat yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kondisi keamanan di Banyuwangi merupakan faktor vital bagi keberlangsungan sektor pariwisata daerah. Bambang Haryo menekankan bahwa bentrokan fisik atau konflik di tengah masyarakat dapat berdampak buruk terhadap citra Banyuwangi sebagai destinasi wisata unggulan. Ia berharap pengurus baru dapat meminimalisir potensi gangguan tersebut demi kenyamanan wisatawan maupun warga lokal.

Strategi Konsolidasi IPSI Banyuwangi

Menanggapi arahan tersebut, Ketua Pengurus Kabupaten IPSI Banyuwangi, Gus Syifa, telah menyiapkan langkah konkret untuk meredam potensi konflik. Salah satu agenda utama mereka adalah melakukan kegiatan silaturahmi secara rutin ke setiap perguruan silat yang tersebar di wilayah Banyuwangi. Program ini dirancang sebagai sarana konsolidasi antar-pengurus untuk membangun komunikasi yang lebih erat.

Selain pendekatan silaturahmi, IPSI Banyuwangi juga berencana membangun sinergi dengan pihak kepolisian. Gus Syifa mengungkapkan bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan Polresta Banyuwangi untuk memanfaatkan ruang diskusi di setiap kantor Polsek. Lokasi tersebut akan dijadikan wadah dialog bagi para insan pencak silat dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Fokus pada Peningkatan Prestasi Atlet

Selain menjaga keamanan, visi kepengurusan IPSI Banyuwangi 2026-2030 difokuskan pada peningkatan kualitas atlet. Bambang Haryo berkomitmen memberikan dukungan penuh, termasuk penyaluran dana CSR perusahaan untuk membiayai program-program pengembangan prestasi. Dukungan fisik juga telah diberikan berupa alat pelatihan seperti samsak dan body protector guna menunjang latihan rutin atlet.

Target ambisius pun telah dipasang oleh pengurus daerah. Gus Syifa menyatakan optimisme terkait capaian atlet pada ajang Kejurprov mendatang. Jika sebelumnya mereka mampu meraih satu medali emas, target ke depan adalah melipatgandakan perolehan tersebut menjadi dua medali emas atau lebih.

Sinergi antara ketenangan di akar rumput dan intensitas pelatihan diharapkan menjadi kunci utama dalam mengangkat derajat prestasi pencak silat Banyuwangi ke tingkat yang lebih tinggi.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda