JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada Agustus 2026 menunjukkan tren yang beragam. Meskipun Bank Indonesia (BI) telah menaikkan BI Rate menjadi 5,75% pada Juni 2026, pemerintah memastikan bunga KPR subsidi tetap stabil di angka 5% dengan penawaran tenor hingga 40 tahun. Situasi berbeda terjadi di bank swasta, di mana suku bunga KPR mulai menyesuaikan, berkisar antara 7% hingga 13% tergantung promo yang ditawarkan.
Kenaikan BI Rate biasanya memicu penyesuaian suku bunga acuan bank komersial, yang pada akhirnya memengaruhi cicilan KPR. Namun, langkah pemerintah menjaga stabilitas bunga KPR subsidi menjadi angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ingin memiliki hunian.
Suku Bunga KPR Bank Swasta Agustus 2026
Bank-bank swasta besar menawarkan beragam promo KPR dengan periode fixed rate yang bervariasi. Setelah masa promo berakhir, suku bunga akan mengikuti floating rate yang lebih tinggi. Berikut perbandingan suku bunga dari beberapa bank ternama per Agustus 2026:
| Bank | Promo Fixed | Floating Setelah Promo | Catatan |
|---|---|---|---|
| BCA | 7.00% – 8.50% | 11.00% | Fixed 1-5 tahun. Berlaku s.d 31 Juli 2026 |
| CIMB Niaga | 2.99% tahun 1 6.99% tahun 2-3 9.99% tahun 4-5 |
13.00% | Minimal tenor 15 tahun |
| Mandiri | 3.55% fixed 1 tahun 3.95% fixed 3 tahun 4.90% fixed 5 tahun |
7.50% – 14.25% | Program Super Promo & Take Over |
Data ini bersumber dari website resmi BCA, CIMB Niaga, dan Mandiri, yang diperbarui pada Agustus 2026. Konsumen perlu memperhatikan durasi promo dan besaran floating rate yang akan berlaku setelah masa fixed rate berakhir.
KPR Subsidi Pemerintah: Bunga Tetap 5% dan Tenor 40 Tahun
Berita baik datang dari sektor perumahan subsidi. Pemerintah berkomitmen untuk menjaga agar cicilan KPR tetap terjangkau bagi MBR, di tengah fluktuasi suku bunga pasar. Beberapa poin penting terkait KPR subsidi pemerintah antara lain:
- Bunga Tetap 5%: Suku bunga untuk KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) rumah tapak subsidi dipertahankan pada 5%, tidak berubah hingga lunas.
- Rusun Subsidi 6%: Untuk rumah susun subsidi, suku bunga ditetapkan sebesar 6%.
- Tenor 40 Tahun: Periode cicilan KPR diperpanjang dari sebelumnya 30 tahun menjadi 40 tahun. Ini bertujuan meringankan beban cicilan bulanan bagi penerima subsidi.
- Target 2026: Pemerintah menargetkan penyaluran 350.000 unit KPR subsidi. Per Juni 2026, realisasi telah mencapai 78.277 unit.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.