JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) secara resmi merilis data Indeks Desa Membangun (IDM) 2026. Data terbaru ini akan menjadi acuan penting untuk mengukur tingkat perkembangan 74.961 desa di seluruh Indonesia, sekaligus memengaruhi alokasi Dana Desa dan program pembangunan prioritas.
Setiap desa kini memiliki status kemajuan yang tercermin dari skor IDM 2026. Lantas, bagaimana cara mengetahui status dan skor desamu? Panduan lengkap berikut akan membantumu memeriksa status desa secara mandiri.
Memahami Indeks Desa Membangun (IDM)
IDM adalah indeks komposit yang dirancang untuk mengukur kemajuan desa secara holistik. Indeks ini dibangun dari tiga dimensi utama yang saling melengkapi, memberikan gambaran komprehensif tentang kondisi sebuah desa. Tiga dimensi tersebut adalah:
- Indeks Ketahanan Sosial (IKS): Mengukur akses terhadap pendidikan, fasilitas kesehatan, permukiman layak, serta kekuatan modal sosial yang ada di masyarakat desa.
- Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE): Menilai keragaman produksi desa, kemudahan akses pasar, keberadaan lembaga ekonomi, dan ketersediaan akses keuangan.
- Indeks Ketahanan Ekologi/Lingkungan (IKL): Mengukur kualitas lingkungan hidup, kapasitas desa dalam menghadapi bencana, dan ketersediaan akses terhadap air bersih yang memadai.
Skor gabungan dari ketiga indeks ini kemudian akan menentukan Status Kemajuan Desa.
5 Klasifikasi Status Desa Berdasarkan IDM 2026
Berdasarkan skor IDM 2026, setiap desa akan diklasifikasikan ke dalam lima status kemajuan, mulai dari yang paling rendah hingga paling tinggi. Klasifikasi ini memberikan gambaran jelas tentang kondisi dan kebutuhan spesifik masing-masing desa:
| Status Desa | Rentang Skor | Ciri-Ciri Utama |
|---|---|---|
| Mandiri | 0,8155 – 1,0000 | Infrastruktur lengkap, ekonomi berdaya saing, dan layanan dasar prima. |
| Maju | 0,7072 – 0,8154 | Layanan dasar dan fasilitas sosial-ekonomi sudah memadai. |
| Berkembang | 0,5989 – 0,7071 | Berada dalam proses pembangunan dengan potensi signifikan. |
| Tertinggal | 0,4907 – 0,5988 | Membutuhkan intervensi khusus dan dukungan pembangunan intensif. |
| Sangat Tertinggal | 0,0000 – 0,4906 | Prioritas utama pemerintah dalam program percepatan pembangunan. |
Setiap klasifikasi ini menjadi landasan bagi pemerintah pusat dan daerah untuk merumuskan kebijakan dan program yang tepat sasaran.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.