Selasa, 4 Agustus 2026 WIB
BREAKING
HUKUM KRIMINAL

Polisi Gerebek THM di Medan, Sita Liquid Vape Narkoba Bermerek EL CHAPO

Garis polisi terpasang di depan pintu masuk tempat hiburan malam di Medan
Petugas kepolisian menyegel tempat hiburan malam di kawasan Setia Budi, Medan, usai penggerebekan narkoba. (Ilustrasi: AI)

MEDAN — Satresnarkoba Polrestabes Medan melakukan penggerebekan di sebuah tempat hiburan malam yang berlokasi di kawasan Setia Budi, Medan Sunggal, pada Minggu (2/8) pagi. Operasi yang melibatkan personel gabungan dari TNI dan Bea Cukai ini berhasil membongkar modus peredaran narkotika baru, yakni liquid vape yang diduga mengandung zat terlarang atau dikenal dengan sebutan Pod Getar.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencium adanya aktivitas peredaran narkoba di tempat hiburan tersebut. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan mendalam, aparat kepolisian bergerak cepat ke lokasi sejak Sabtu (1/8) malam untuk menyisir area THM.

Modus Vape Narkoba EL CHAPO

Dalam penggeledahan tersebut, polisi meringkus seorang pria berinisial FA (24). Saat diperiksa, petugas menemukan tiga unit vape bermerek EL CHAPO yang disembunyikan di dalam kotak kartu UNO guna mengelabui petugas. Berdasarkan pengakuan FA kepada penyidik, vape berisi narkoba tersebut rencananya bakal dijual seharga Rp 2.150.000 per bungkus.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang memburu pria berinisial DDA yang diduga kuat menjadi pemasok utama barang haram tersebut. Tim penyidik masih terus mendalami jaringan ini untuk memutus mata rantai suplai narkoba ke tempat-tempat hiburan malam di Medan.

Ratusan Pengunjung Diperiksa

Tidak hanya menyasar peredaran narkoba, petugas juga melakukan pemeriksaan urine terhadap sekitar 250 pengunjung tempat hiburan malam tersebut secara acak. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tiga orang pengunjung, yakni dua pria dan satu perempuan, dinyatakan positif menggunakan narkoba.

“Bersama tim gabungan, kami kemudian melakukan pemeriksaan urine terhadap 250 pengunjung. Hasilnya, kami temukan ada 3 pengunjung yang positif narkoba. Ini juga akan kami kembangkan,” jelas Rafli. Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, lokasi hiburan malam tersebut kini telah dipasangi garis polisi dan disegel oleh pihak berwajib.

Temuan narkoba dalam bentuk vape ini menjadi sinyal bahaya bagi masyarakat, terutama para pengguna rokok elektrik. Modus baru ini menuntut kewaspadaan tinggi karena zat terlarang sering kali disamarkan dalam kemasan produk konsumsi sehari-hari yang sulit dideteksi secara kasat mata.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda